LANGSA, Buanaindonesia.com – Kantor Pusat pelayanan Terpadu perlindungan perempuan dan anak (P2TP2A) Langsa Sabtu (14/5) melaksanakan peringatan satu tahun terdamparnya manusia perahu (Ronghinya) di Aceh.
Peringatan tersebut berlangsung meriah, dengan di gelar bermacam aneka perlombaan bagi anak usia dini, diantaranya lomba mewarnai gambar, menulis puisi, pentas ceria anak, pameran poto yang diikuti 338 dari 25 Taman Kanak kanal di Langsa, 12 peserta merupakan anak pengungsi Rohingnya.
Acara yang didukung oleh Dompet Duafa, Konsorsium Lembaga Peduli Ronghinya, Yayasan Geutayoe, mendapat simpati dari warga Langsa.
Ketua panitia Iswantoro menyebutkan, kegiatan ini sangat menarik karena ada lomba menulis surat untuk presiden RI Joko Widodo dan kepada pemimpin dunia lain nya.
“Surat yang ditulis oleh anak anak akan dikirim Fia pos oleh direktur Yayasan Geutayoe.”Ujar Iswantoro.
Pada sore hari, panitia juga mengelar acara bedah buku berjudul Drama Pengungsi Ronghinya, dengan melibatkan Direktur Yayasan Pemberdayaan Dompet Duafa M.sabet Abilawa dan wakil ketua Satgas Penanganan Ronghinya Suriatno dan Ainul Fajri Gajali dari Universitas Nijmegen Blanda.








