Yara Minta Ketua Partai PAW Anggota Dewan Yang Absen Paripurna Qanun

13.398 dibaca
Pengacara ini Minta Bupati Pidie Terpilih Jangan Dulu Dilantik, ini Alasannya
Safaruddin Kuasa Hukum Pasangan Calon Bupati Pidie Sarjani Abdullah dan Iriawan.

BANAINDONESIA.CO.ID, LHOKSEUMAWE – Gagalnya paripurna terhadap empat qanun, karena absennya sebagian anngota DPRK Aceh utara. fenomenl ini merupakan cerminan dan prilaku yang tidak baik sebagai wakil rakyat, “kami memantau dan melakukan investigasi langsung ke DPRK terhadap gagalnya paripurna tersebut,” ungkap ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin, SH, melalui release pers yang di kirim ke media ini.

Lanjutnya, rapat paripurna tersebut sebelumnya sudah ada kesepakatan di antara ketua fraksi dan sepakat untuk melakukan paripurna pada jumat lalu, dan undangan juga telah di sebarkan, tetapi pada hari yang di tentukan sebagian besar anggota dewan tidak hadir dalam paripurna tersebut.

“Hal ini tentu sangat merugikan daerah dalam memberikan layanan kepada masyarakat, seperti Raqan Retribusi Pelayanan Kesehatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Cut Meutia yang memberikan keleluasaan bagi puskesman untuk mengumpulkan PAD dan Puskesmas dapat Mengutib retribusi bagi masyarakat non BPJS, ungkap safaruddin.

Raqan Izin Usaha Perikanan untuk memudahkan nelayan dalam mengurus ijin menangkap  ikan sejauh batas  laut  yang  di kelola  oleh kabupaten sejauh 4 mil qanuni ini memberikan kewenangan bagi  daerah  untuk  mengutip  retribusi dalam  pelayanan perizinan.

Raqan Izin Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah untuk mengatur dan  menata aset  aset daerah seperti alat berat dan aset  lainnya yang dapat menghasilkan PAD bagi daerah. Raqan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Aceh Utara dari konvensional di transisikan (spin off) kan menjadi BPR Syariah Aceh Utara.

Keempat qanun tersebut kami nilai sangat berpengaruh bagi pembangunan daerah yang seharusnya menjadi tanggung jawab dari pemerintah dan anggota dewan untuk memajukan daerah dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

Untuk itu kami meminta kepada seleluruh ketua Partai di Aceh Utara yang anggota dewannya mangkir pada paripurna tersebut agar segera di PAW kan dengan kader partainya yang amanah dengan sumpah setia sebagai anggota dewan yang di gaji oleh rakyat. Kami menunggu tindakan tegas dari  para ketua partai dua minggu semenjak hari ini.

Bagaimana Menurut Anda?