Mau Tembak Bandar Narkoba, Peluru Polisi Nyasar Ke Warga

10.366 dibaca

ACEH JAYA, BuanaIndonesia.com – Seorang pria bernama Swardi Arani (50) warga Kuta Tuha, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu 8 September 2016, dilaporkan tertembak saat sedang bekerja di kebun sawit miliknya yang berada di belakang kantor Koramil Kuta Tuha.

Menurut AKBP Riza Yulianto Kapolres Aceh Jaya, Swardi merupakan korban peluru nyasar saat Satnarkoba Polres Aceh Jaya sedang mengejar bandar narkoba. Saat itu, Satnarkoba hendak menangkap bandar narkoba di Kuta Tuha, tetapi saat hendak ditangkap, bandar narkoba itu melarikan diri.

Karena target melarikan diri, anggota Satnarkoba melakukan pengejaran dengan menggunakan sepeda motor. Dalam pengejaran, petugas sempat mengeluarkan 3 kali tembakan peringatan ke udara agar bandar narkoba tersebut menyerah. Namun, tembakan peringatan petugas tak digubris pelaku, sehingga anggota Satnarkoba terpaksa menembak keempat kali dengan sasaran kaki tersangka bandar narkoba tersebut. Namun tembakan itu tidak mengenainya dan salah satu peluru menenai tubuh Swardi.

“Ada tiga kali kita tembakan peringatan ke udara dan satu kali diarahkan pada tersangka, tembakan ketiga itulah salah sasaran. Kebetulan di dekat TKP itu ada korban, ” jelasnya.

Korban mengalami luka tembak di perut sebelah kiri tembus ke belakang. Saat dibawa ke RSUD Teuku Umar di Calang, Kapolres mengaku akan mananggung seluruh biaya pengobatan korban selama di rumah sakit. Selain itu, dia juga meminta maaf kepada keluarga korban atas insiden yang terjadi.

Bagaimana Menurut Anda?