BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH – Ribuan masyarakat hampir di setiap pelosok negeri menyaksikan pemutaran film G30S/PKI tidak terkecuali masyarakat yang ada di Kota Lhokseumawe serta Aceh Utara
di Kota Lhokseumawe masyarakat berbondong bondong menuju lapangan hiraq untuk menyaksikan pemutaran film G30S/PKI, yang digelar oleh Koramil 16/Banda Sakti Jajaran Kodim 0103/Aceh Utara. Sabtu malam (23/09/2017).
Amatan dilokasi acara tersebut, sejak pukul 19.30 WIB, sebelum film diputar, masyarakat mulai dari orang tua, remaja anak-anak bahkan lanjut usia (lansia) sudah memenuhi tempat duduk yang disediakan panitia dan banyak yang tidak kebagian kursi sehingga duduk dilapangan dengan beralaskan tikar maupun koran.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara di sela sela Nobar tersebut mengatakan, antusiasnya masyarakat Kota Lhokseumawe untuk menyaksikan film tersebut luar biasa, ini dibuktikan dengan tidak cukupnya kursi yang disediakan oleh panitia.
“Terima Kasih kepada masyarakat Kota Lhokseumawe, melalui Nobar film G30S/PKI. TNI ingin mengingatkan kembali, bahwa Bangsa Indonesia memiliki sejarah kelam dan itu tidak boleh terjadi dimasa mendatang, ujarnya.
Oleh kerena itu, lanjut Dandim, masyarakat terutama generasi muda agar terus mewaspadai munculnya kembali bahaya laten komunis, melalui berbagai bentuk atau yang sering kita dengar dengan isitilah Komunis Gaya Baru (KGB).
“Kita mau generasi muda tahu sejarah tentang film G30S/PKI, yang menggambarkan keganasan dan kekejaman PKI, dimana film ini sangat mendekati pada kejadian sesungguhnya, dan dapat menjadi pelajaran bersama terutama terhadap bahaya laten saat ini,” imbuhnya.
Safrizal (31) salah satu warga kampung jawa Kecamatan Banda Sakti mengatakan, cukup senang film tentang kekejaman PKI dapat diputar kembali, namun di juga merasa kecewa karena veeita dalam film tersebut banyak yang dipotong sehingga alur cerita menjadi kurang menarik.
“Saya berharap Kodim bisa kembali memutar Film itu kembali, namun dengan versi yang lengkap, jangan dipotong,” pintanya.
Sementara di kecamatan Matang Kuli Aceh Utara, Seribuan masyarakat Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, antusiasnya menyaksikan pemutaran Film G30S/PKI yang diputar di gedung Balai Desa Komplek Kantor Kecamatan setempat.
Pantauan media ini dilokasi, Sabtu (23/9/2017), pemutaran film G30S/PKI dimulai pada pukul 20.00 WIB dan selesai pada 21.30 WIB. Acara nonton bareng (Nobar ) dihadiri oleh Danramil 15/MTK Jajaran Kodim 0103/Aceh Utara Lettu Inf Nasruddin, Camat Matang Kuli Drs Zulkifli, SE, Kapolsek Matangkuli diwakili Wakapolsek Iptu Saiful Bahri dan beberapa Tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta para kepala desa.
Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto melalui Danramil 15/MTK Lettu Inf Nasruddin mengatakan, tujuan pemutaran film itu agar mayarakat khususnya pemuda pemudi mengetahui bahwa bangsa indonesia pernah mengalami sejarah kelam yang perlu di ingat dan jangan sampai terulang kembali.
Ia juga berharap agar generasi muda selalu mewaspadai munculnya kembali faham komunis di Indonesia, khusunya di Aceh Utara dan Matang Kuli.








