BUANAACEH.COM, LHOKSEUMAWE – Devisit anggara yang terjadi di wilayah Pemerintahan Kota Lhokseumawe, sangat berdapak pada perekonomian masyarakat, salah satunya pada program pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mengratiskan biaya Bus Sekolah di Pemko tersebut.
Amatan Media BUANAACEH Rabu 18 Desember 2016, di Kantor Dishub tepatnya di dalam area terminal Bus, sejumlah Armada pengangkut Palajar di Kota Lhokseumawe tidak beroperasi, menurut keterangan beberapa sopir yang ditaanyai media ini, menyebutkan saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) kota Lhokseumawe tidak memiliki anggaran untuk pengisian bahan bakar minyak(BBM).
Tidak beroperasinya Bus sekolah sudah dua kali terjadi, sebelumnya beberapa pekan lalu, tetapi dalam satu minggu sudah dapat diatasi oleh Dinas terkait, namun hal serupa terjadi saat ini, semenjak hari selasa 27 Desember 2016 merupakan hari pertama siswa di Kota Lhokseumawe mulai bersekolah kembali, pasca libur usai pembagian rapor smester pertama, hampir seluruh Armada Bus Sekolah tidak di operasikan.
Banyak masyarakat mengeluh terhadap tidak beroperasinya Bus Sekolah, pasalnya mereka harus mengeluarkan biaya besar untuk transportasi putra-Putrinya dalam menimban Ilmu, baik di Sekolah Menengah Pertama(SMP) ataupun Di Sekolah Menengah Atas(SMA) apa lagi yang lokasi sekolahnya jauh dari jalan protokol, mereka harus mengunakan becak untuk sampai ke Sekolah.
Saat BUANAACEH, ingin komfirmasi kadis Dishub Kota Lhokseumawe tentang hal tersebut pada jam 14:30 wib, kadis tidak berada di kontor, namun media ini juga mencoba menghubungi Plt kasi angkutan dan keselamatan untuk komfirmasi, malah beliau sungkan memberitanggapan dengan dalih itu hak dan wewenang Kadis.








