BUANAACEH.COM, ACEH JAYA – Calon bupati Yah Gam didampingi wakilnya Bustami, juga ikut berdialog. Dalam tanya jawab tersebut Yah Gam dengan wajah yang berkaca-kaca Paslon tersebut paparkan Program kerja (PROGKER) Rabu 16 n0vember 2016.
” Atra yang kana beek tabeoh, yang ka gadoh jino tamita”(Yang sudah ada jangan dibuang, yang telah hilang cari kembali). “Kita akan mempertahankan apa yang sudah ada di Aceh Jaya ini, termasuk listrik gratis, tetapi kitapun akan menambah program-program baru.
Jika lansia telah ada (usia 70an) kita akan tambah lagi jadup, yaitu jatah hidup untuk masyarakat yang tidak mampu, fisiknya sudah tidak mampu lagi bekerja,ini juga akan prioritas kita nanti bila saya terpilih ungkap Yah Gam.
Bahkn selain beasiswa secara keseluruhan, kita akan nambah dua pasang pakaian seragam kepada siswa Aceh Jaya mulai TK sampai SLTA setiap tahun bagi keluarga tidak mampu, bukan hanya itu, Yah Gam juga akan memberi tunjangan (jinayah) bagi guru-guru pengajian setara denga guru kontrak di sekolah- sekolah. Kalau guru kontrak gajinya sampai 3 jutaan/bulan, maka guru pengajianpun harus 3 jutaan setiap bulannya.
Menurut Yah Gam, para guru balai pengajian juga pahlawan yang mendidik akidah agama kepada anak- anak kita, selama ini kita telah membedakan terutama tunjangan antara guru sekolah dan guru pengajian. Insya Allah jika Yah Gam terpilih nanti, guru sekolah dan guru pengajian kita samakan.” ucap Yah Gam berkaca-kaca juga disambut sorak ceria.
” Soal kesehatan, memang sudah program Awal pak Irwandi dan akan kita terapkan kembali. Karena itu memang program lama semasa gubernur Irwandi Yusuf. Kita akan kembali memudahkan cara-cara untuk mendapat jaminan kesehatan.
Cukup dengan melampirkan photo kopi KTP masyarakat akan mendapat perawatan gratis, tidak perlu membawa kartu JKS, karena kesehatan yang difokuskan kepada rakyat Aceh, walau belum memiliki JKS.” sambung Yah Gam.
” Maka dipemilu 2017 ini, pilih bupati Aceh Jaya dari nomor urut 2 (Yah Gam/Bustami) dan pilih gubernur Aceh no urut 6 (Irwandi/Nova), insya Allah kesejahteraan Aceh dan Aceh Jaya akan kita ciptakan perubahan menuju Aceh yang lebih makmur dan sejahtera.”
Menjelang jam 18.00 WIB acara silaturrahmi ibu- ibu Lamno dengan Darwati Agani dan Yah Gam dibubarkan sambil menyalami ibu-ibu dengan mata berkaca-kaca bu Darwati dan rombongan menuju mobil untuk kembali ke Banda Aceh.










