BUANAINDONESIA.COM, Sumatra Utara – Dusun Bulu Didi atau yang lebih terkenal dengan sebutan Buldid berada di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, (SITU Jehe) Kabupaten Pakpak Barat Sumatera Utara, setiap malamnya ramai dikunjungi oleh para lelaki pencari hiburan atau hidung belang.
Lokalisasi tersebut terletak disepanjang jalan lintas Pakpak Barat di pinggiran sungai lae Kombih menuju Subulussalam Aceh, bangunan-bangunan yang berdiri dibantaran sungai tersebut ada yang berizin HO dan lainnya yang dikeluarkan dinas terkait.
Mengapa mereka bisa memiliki surat izin tersebut, saat awak media ini pertanyakan kepada pihak Satpol PP Pakpak Barat, Sabtu 1 April 2017, Satpol PP mengungkapkan bahwa bangunan tersebut izinnya adalah warung bukan yang lainnya, sayapun tidak mengetahui adanya lokalisasi disini ujarnya saat melakukan razia Kependudukan.
Seorang Tokoh masyarakat di Desa Tanjung Mulia mengatakan kami pernah menyurati Bupati kala itu untuk melakukan pembongkaran barak-barak tersebut, dikarena bangunan tersebut di gunakan sebagai tempat prostistusi,tempat judi, bahkan menjual minum keras dan peredaran narkoba.
Dan kerap kali terjadi perkelahian antar pengunjung disana baik suami dengan istrinya atau para pemuda, hal ini tentunya telah melanggar adat istisadat di Pakpak Barat.
Tetapi tidak ada tanggapan sampai sekarang malah makin marak, Kami khawartirkan pemuda – pemudi kita jadi rusak apalagi saat ini marak peredaran narkoba dilokasi tersebut, kami minta kepada Bupati yang sekarang ini agar segera membongkar warung remang-remang tersebut, dan meminta kepada Kapolres Pakpak Barat untuk memberantas peredaran narkoba di lokasi tersebut, ungkap warga di lokasi itu.
Seorang Pekerja Seks Komersil Rini nama samaran mengatakan kebanyakan yang berkunjung kesini para oknum Kepala Desa dari Kab/Kota di Aceh, yang berbatasan langsung dengan Pakpak Barat, mereka kesini dalam satu malam bisa menghabiskan uang sampai dua juta rupiah, hampir setiap malam mereka kesini,juga banyak oknum PNS dari Sumut dan Aceh, pungkas Rini.











