BUANAACEH.COM, ACEH JAYA – Kepala Sekolah Dasar Negeri 13 Jaya, Husna, Spd menjelaskan, tenaga pendidik di sekolahnya rata- rata sudah bersetatus PNS (Pegawai Negeri Sipil). Sehingga mutu pelajaran sudah bisa dibilang lumayan. Sebab semua aturan dari Dinas Pendidikan provinsi Aceh sudah dijalankan. Termasuk, kedisiplinan serta kebersihan sekolah. Namun sayangnya pasilitas di sekolahnya belum memadai. Diantaranya belum memiliki kantor kepala sekolah, serta rumah Pesuruh sekolah dan dewan guru.
“Kalau untuk mutu, Insya Allah sudah lumayan. Saya selaku kepala sekolah juga menerapkan kedisiplinan sesuai peraturan Dinas Pendidikan Aceh, tentang kedisiplinan sekolah, terutama jam masuk dan jam keluar sekolah harus tepat waktu, baik guru- guru yang mengajar maupun murid-murid, kedisiplinan harus dimulai oleh para guru untuk diteladani oleh murid-murid, masalah kebersihan lingkungan juga kita sudah membuat beberapa tong sampah, rak sepatu murid-murid setiap kelas dan kebersihan pekarangan plus tempat parkir.
Kepada para penjual jajan yang ada dipekarangan sekolah juga kita terapkan kebersiahan, baik bungkusan sisa makanan atau kaleng bekas minumam (mineral) jangan sampai berserakan dimana-mana Karena dengan terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, kesehatan murid-murid dan sekolah akan terjaga, dengan demikian proses belajar mengajar di sekolah ini akan berjalan lancar tanpa terkendala oleh faktor lingkungan yang kotor” Kata Husna, SPd. diruang kerjanya Kamis 24 November 2016.
Menurut Husna, selama ini kepala sekolah satu ruang dengan para dewan guru di dalam ruang yang hanya sebesar ruang kelas. “Kami mengharapkan, Dinas Pendidikan Aceh memperhatikan serta mengalokasikan dana untuk kebutuhan di sekolah ini, apakah itu direhab atau dibangun baru, yang penting yang layak ditempati oleh pesuruh dan dewan guru, ruang guru yang ditempati saat ini memang sudah tidak layak huni lagi, kondisinya hampir ambruk, Husna sangat berharap adanya bangunan pembangunan gedung Dewan guru yang baru, apa lagi dia baru dua bulan memimpin di sekolah tersebut, ungkap Husna.
“Saya memang baru dua bulan bertugas sebagai kepala di sini, namun saya sangat mengharap agar perhatian dinas terkait untuk memperhatikan keluhan kami demi terwujudnya sekolah yang bersih dan sehat.” tukasnya.










