Pasien Di Terlantarkan Di IGD, Humas Rumah Sakit Cut Mutia : Saya Tidak Tau

42.895 dibaca

BUANAACEH.COM, ACEH UTARA –  Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia milik Pemerintah Aceh Utara menelantarkan seorang pasien di IGD, pasien yang datang kerumah sakit ingin mendapatkan perawatan malah harus menunggu berjam-jam untuk di antar keruangan.

Bustami ST, kepada BUANAACEH mengungkapkan Minggu 29 Januari 2017 jam 12:00, saat orang tua sampai di depan IGD pada jam 20:52, mereka langsung datang membawa korsi roda, dan selanjudnya mendorong keranjang untuk di periksa, tapi bukan sama dokter piket, “saya membaca tulisan di baju mereka bertuliskan Dokter Muda. Setelah pemasangan impus orang tua saya di biarakan terbaring di ranjang di ruangan IGD sampai Berjam-jam. sehingga, saya melakukan protes. pada jam 11:30, mereka baru mengantar orang tua saya ke ruangan. Padahal, para pasien yang lain tidak harus menunggu lama seperti orang tua saya. bahkan, ketika saya pertanyakan pada seorang perawat IGD yang memakai baju Biru yang piket, malah saya di bentak, sembari mengeluarkan kata-kata yang kurang sedap terdengar,” ungkap Bustami.

Lanjud Bustami, seharusnya Pihak rumah sakit mengayomi masyarakat. Bila masyarakat yang tidak tau cara mengurus Admitrasi, seharusnya mereka menanyakan kan atau menyarankan, tidak harus membiarkan begitu saja.

“Saya merasa Prihatin dengan kondisi seperti itu. karena, kejadian seperti ini bukan pertama kali ini terjadi kepada keluarga saya. Singga saya melaporkan hal tersebut ke pihak Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) dan beberapa Media tadi malam,” imbuh Bustami.

Saat BUANAACEH melakukan Komfirmasi pada salah satu dokter yang piket di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia tadi malam menyebutkan, keluarga dari pasien tidak melapor ke meja piket. seharusnya , keluarga melapor dan melengkapi Admitrasinya agar pihak rumah sakit menyiapkan berkas. sebelum diaatar keruangan.

Sementara itu, pihak Humas Rumah Sakit, Saipul S.Sos. saat dihubungi mengaku tidak mengetahui terjadinya tragedi tersebut. Untuk itu disarankan mengkonfirmasi kebagian layanan medik. Sayangnya sapai berita ini diturunkana, Kabid Pelayanan Dr Muktik belum berhasil dihubungi. Termasuk dihubungi melalui Telpon selular.” tukasnyan.

Editor : Juansyah

Bagaimana Menurut Anda?