BUANAACEH.COM, BIREUEN – Mantan Panglima GAM Wilayah Batee Iliek akrab disapa Teungku Batee. mengaku sangat prihatin dengan kondisi anak yatim korban konflik. pasalnya anak-anak yatim tersebut nyaris luput dari perhatian pemerintah. Padahal, mareka bagian sejarah konflik Aceh.
Menurut Teungku Batee, Sudah hampir 10 tahun pemerintahan dipegang oleh rekan-rekannya, tapi tidak ada yang mengambil tanggung jawab untuk memperhatikan anak yatim korban konflik.
“Mereka (anak-anak red) sangat butuh uluran tangan dari pemerinta.” kata Teungku Batee usai menyerahkan santunan di Seuramoe juang Tgk batee, Samalanga. Selasa (12/09/16)
Dia berharap, kepada pemerintah untuk memberi perhatian kepada anak-anak korban konflik.








