Perusahaan Farmasi ini Dinilai Bobrok, ini Alasanya

50.652 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, Perusahaan Farmasi yang berdiri sejak tahun 1992, dikelola oleh generasi kedua, Juzardi Joesoef memiliki ribuan karyawan, bahkan telah memiliki cabang diseluruh Indonesia dinilai Bobrok. Itu mulai terkuak ketika melakukan pemecatan puluhan karyawan dengan sepihak. Seperti yang disampaikan Salah satu karyawan PT. Galenium Pharmasi Lab yang menjabat sebagai General Manager Uzuan Fazarudin M. Yang terkena pemecatan tidak hormat.

Azuan mengatakan, selain bobrok PT. Galenium Pharmasi Laboratories juga dinilai tidak beradab. Sebab dirinya beserta puluhan karyawan lain dipecat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Dikatakannya, paska dipecat, Somasipun telah ia layangkan ke PT. Galenium PL. Untuk melakukan tuntutan kepada perusahaan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jakarta Selatan.

“Dari hasil mediasi itu, Pihak Disnaker Jakarta Selatan juga telah mengeluarkan anjuran tertulis bahwa gaji yang tertunda selama 6 bulan harus dibayarkan dan harus dipekerjakan kembali sesuai dengan hasil kesepakatan bersama, namun hingga kini PT. Galenium Pharmasia Laboraties tak mengindahkannya.”Kata Azuan pada Buanaindonesia.co.id Rabu (31/05/17).

Melihat kejanggalan yang dialami dirinya, Uzuan melaporkan hal tersebut ke polda metro jaya. Awalnya, proses di direskrimsus polda metro jaya berjalan baik, para pihak terkait dipanggil untuk dimintai keterangannya, namun sayangnya, pada saat gelar perkara, Uzuan tidak diundang hadir.

Karnanya, lanjut Azuan, Melalui kuasa hukum Marsingar and Partner mempertanyakan mengenai alasan tidak diundangnya pada saat gelas perkara.

“Yaaa… kami menyayangkan proses hukum klien kami diabaikan, bahkan saksi ahli yang disampaikan oleh para penyidikpun tidak tahu seperti apa hasil yang sebenarnya. Tiba tiba saja kasus tuntutan kami berujung pada SP3, loohh kok bisa diberhentikan begitu saja kasus tuntutan Hak Klien kami,” tambah Nanang, SH selaku kuasa hukum Azuan.

Bagaimana Menurut Anda?