BUANAACEH.COM,BLANGPIDIE -Hingga saat ini masih banyak hewan ternak Sapi ditemukan berkeliaran sepanjang jalan Nasional yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya ).
Hal yang tidak elok dipandang mata ini, tentunya sangat mengancam keselamatan para pengendara yang nantinya akan melintasi jalan umum tersebut.
Seperti amatan Buanaacehcom,”senin 29 Januari 2017 , terlihat disejumlah jalan Nasional yang ada di Kabupaten abdya, seperti Desa Drien Rampak Kecamatan Susoh,Gampoeng Alue Pisang,Kecamatan Jeumpa, hampir setiap hari terlihat hewan ternak jenis Sapi berkeliaran tanpa diketahui siapa pemiliknya. Bahkan tak hanya satu ekor, namun sampai bergerombolan lebih dari 10 ekor berjejeran di sepanjang jalan.
“Ya, meski sudah ada Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum. Namun, sejauh ini hanya bisa diterapkan sebagai formalitas saja,” terangnya,”Misran ( 28 tahun)Warga setempat yang hendak menjengguk Keluarga dirumah sakit.
Dijelaskannya, meskipun sudah pernah melakukan untuk sosialisasi secara langsung kepada pemilik ternak. Bahkan untuk penindakan seperti halnya sanksi tegas dan denda sudah diterapkan, namun sejauh ini belum mendapatkan respon positif dari masyarakat.
“tapi pihak Satpol PP juga harus dilibatkan personil untuk berjaga-jaga apalagi daerah rumah sakit RSTP Abdya sangat rawan kecelakaan.karna menurutnya hewan juga sering berkeliaran didaerah itu.”ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Rini ( 25 tahun ), jika terus dibiarkan kondisi jalan yang dipadati ternak sapi akan mengancam keselamatan pengguna jalan terutama pengendara kendaraan.
“Seharusnya sapi- sapi tersebut dikontrol oleh pemiliknya karena bisa mengancam keselamatan kami”. Ungkapnya.
Dinas terkait menegur yang punya sapi jangan dibiarkan seperti itu berkeliaran mengganggu aktifitas pengendara karena besok- besok kalau terjadi kecelakaan tabrak sapi siapa yang akan bertanggung jawab.”pintanya.
Keterangan Foto : Sejumlah Gerembolan Sapi yang melintasi jalan nasional,didesa Padang Drien Rampak Kecamatan Susoh,’senin 29 Januari 2017.










