Terkait Laporan Masyarakat Kurangnya Pelayanan Di IGD Cut Mutia, YARA Akan Surati Pemerintah

13.721 dibaca

BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) sangat menyesali sikap oknum tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Mutia yang terkesan sombong dan Cuek kepada pasien yang ingin mendapatkan perawatan di rumah sakit tesebut ungkap Staf Khusus Yara Hasanuddin kepada BUANAACEH, Senin 30 Januari 2017.

Hasanuddin yang langsung datang kerumah Sakit Umum Cut Mutia, setelah menerima laporan bahwa ada pasen yang kurang mendapatkan perhatian petugas Rumah Sakit di IGD pada jam 12:15 wib merasa sangat kesal dengan sikap oknum petugas di Rumah Sakit tersebut, bahkan dirinya bukan pertama kali menerima laporan dari masyarakat tentang sikap dan perlakuan oknum tenaga kerja medis di RSUD Cut Mutia.

Menurut Hasanuddin seharusnya Tenaga kerja di Rumah Sakit Umum Pemerintah Mengayomi Masyarakat, bukan malah cuek bila ada masyarakat yang hendak berobat baik berobat jalan ataupun perawatan, seharusnya tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut membantu masyarakat yang tidak faham dengan pengurusan admitrasi, supaya dapat mempermudah keluarga pasen untuk melapor serta melengkapi semua persyaratan yang telah di tentukan oleh BPJS.

Seperti yang di alami salah satu Pasien Yusri yang berasal dari Gampong Blang Crum, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, menurut keluarganya Yusri mereka  datang ke IGD Rumah Sakit tersebut pada Jam 20:52, dan baru di antar ke ruangan pada Jam 23:35, dengan dalih pihak keluarga terlambat melapor, Padahal Bupati Aceh Utara selalu menyarankan kepada setiap pekerja di tempat-tempat Pemerintah yang tugasnya melayani kepentingan masyarakat selalu di ingatkan untuk mengayomi masayarakat dengan baik, ungkap Hasanuddin.

Menyangkut dengan kejadian tersebut, Hasanuddin akan menyurati Plt bupati Aceh Utara, juga Kementrian kesehata Republik Indonesia Serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyangkut dengan kejadian tersebut,” hal seperti itu tidak boleh kita biarkan, supaya masyarakat bisa menikmati program kesehatan yang telah di sediakan oleh Pemerintah. Pungkas Hasanuddin.

Bagaimana Menurut Anda?