Untuk Memperbaiki Kinerja, YARA Minta Pemerintah Aceh Utara Melakukan Sidak Di Rumah Sakit Cut Mutia

18.133 dibaca

BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Brobroknya Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia menjadi pembicaraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara, sehingga menjadi perhatian berbagai kalangan, salah satunya Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Rumah Sakit Umum Daerah milik pemerintah Aceh Utara yang terletak di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di gampoen Mesjid, kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Amatan BUANAACEH Selasa 31 Januari 2017, ada beberapa kejanggalan yang dihimpun media ini di Rumah sakit tersebut, Seperti yang di alami oleh pasien yang di rawat di ruang jeupa pria, Muhammad(80Tahun) warga Meuria, Kecamatan Murah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Muhammad yang telah di rawat selama satu minggu di Rumah Sakit tersebut di paksakan untuk pulang dan di sarankan untuk berobat jalan saja, padahal kondisi Muhammad masih sangat lemas akibat penyakit Gula yang di deritanya.

Hamdani kepada awak Media menyebutkan kekecewaannya terhadap pelayanan di rumah sakit Umum Cut Mutia, pasalnya saat orang tuanya pertama di rawat tensi gula pada orang Tuanya Muhammad 415, dan keluargapun menyetujui ayah mereka untuk di suntik insulin, namun setelah terus-terusan di suntik insulin orang tua mereka sempat drop, pasalnya tensi gula sangat rendah, hanya 71, ungkap Hamdani.

Sambung Hamdani, anehnya lagi hari ini orang tua kami di paksakan untuk di bawa pulang ke rumah, mereka menyarankan orang tua kami untuk berobat jalan saja di Puskesmas, padahal kondisi orang tua kami masih sangat lemas, karena belum sanggup makan apa-apa, dengan alasan orang tua kami sudah satu minggu di rawat dan sudah mencapai batas terakhir perawatan, papar  Hamdani.

Staf Khusus Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Hasanuddin saat media meminta tanggapannya dalam hal tersebut, Hasanuddin  mengatakan sudah sepatutnya Pemerintah melakukan pengawasan ketat tehadap kinerja rumah sakit tersebut untuk menyelamatkan Nama baik Rumah Sakit Milik Pemerintah Aceh Utara, walau berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUT) telah di sandang oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Mutia, namun menurutnya kinerja rumah sakit tersebut semakin hari semakin Mundur, bukan maju, ungkap Hasanuddin.

“Saya Atas nama Yayasan Advokasi Rakyat Aceh, meminta pemerintah Aceh Utara, baik Eksekuti juga Legeslatif agar melakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) di rumah sakit Cut Mutia, untuk memperbaiki kinerja rumah sakit tersebut yang saat ini semakin brobrok.

Menurut Hasanuddin Eksekututif juga Legeslatif yang di pilih oleh rakyat di setiap Pilkada atau pemilukada, sudah sangat pantas memperbaiki dan membenah menejemen kesehatan di rumah sakit tersebut untuk kepentingan masyarakat. sebut Hasanuddin.

Sampai berita di turunkan Wartawan BUANAACEH belum bisa menghubungi Dirut rumah sakit Cut Mutia Untuk di minta Komfirmasi.

Bagaimana Menurut Anda?