BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Seorang Awak Kapal Penangkap ikan Meninggal saat melaut, korban meningga akibat terjatuh saat ingin melabuh alat tangkapan ikan (Pukat) kejadian naas tersebut terjadi pada hari Jum,at 7 April 2017, sekitar jam 17:30 Wib, dan pada posisi jarak 15 MIL diatas Kuala Blang Lancang Kota Lhokseumawe.
Amatan Media TPI Pusong Jenazah Awak kapal KM Inkam Mina 552 552 30 GT Muhammad Ali (32) warga Desa Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, tiba di tempat penjualan ikan Desa Posong sekitar pukul 18.00 ,Wib.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Polair IPDA Syaipul Bahri, membenarkan kejadian itu, dan pihaknya juga telah menerma informasi bahwa ada awak kapal terjatuh kelaut dan telah meninggal duania. Helmi seorang penjual ikan hasil tangkapan kapal tersebut (Toke Bangku), telah memberitau kita bahwa ada Seorang ABK KM Inkam Mina, atas nama Muhammad Ali (32) meninggal dunia di Laut.
“ sebelumnya KM Inkam Mina 552 552 30 GT, berangkat melaut pada jam 15.00 Wib, Hari jum,at, namun setelah kapal itu sampai pada posisi 15 MIL di atas kuala Blang Lancang, mereka melabuh pukatnya, dan tiba-tiba Muhammad Ali terjatuh ke laut, dan Pawang (Kapten Kapoal) Muhammad Hamzah sempat berteriakkan, meminta korban pegang pada pelampung, dan seketika itu korban tenggelam.” ungkap Kasat Polair.
Lanjutnya, Pawang mengintruksi Awak Kapal untuk menarik kembali pukatnya, dan disaat menarik lagi Pukat itu ke dalam kapal, terlihatlah korban telah tersangkut, kemudian pawang serta ABK melompat kelaut memberikan pertolongan, sampai dalam kapal, pawang juga sempat memberikan pertolongan, dengan memompa jantung korban( RJP), namun tidak bisa tertolong.
Selanjutnya ABK memberi kabar kepada panglima laut terkait pristiwa tersebut, sekitar pukul 18.00 Wib, korban tiba di TPI Pusong, kemudian korban di bawa ke Rumkit Cut Mutia untuk di autopsi, selanjutnya korbanpun diserahkan kepada keluarga di rumahnya di Desa Kampung Jawa lama, lorng Pilok, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.” Tutup IPDA Syaipul Bahri.










