BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Prov.Aceh Prof.DR.Ir. Amhar Abubakar, MSc pimpin langsung tim Monitoring dan Evaluasi P3MD Prov. Aceh lakukan Kunjungan Kerja ke Kota Subulussalam selama dua hari 7-8 November 2017.Tim Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) kungker dengan para Kepala Gampong dan perangkatnya, Kepala Kemukiman, yang juga dihadiri Kepala SKPK di gedung serba guna pendopo Walikota Subulussalam selasa (07/11).
Kepala DPMK Kota Subulussalam Drs.Irsal Idries mengatakan saat ini satu orang tenaga pendamping desa menangani 4 desa, inilah kekurangan kami.Kami memohon kepada prov bisa menambah tenaga pendamping desa.Kota Subulussalam sampai hari ini memiliki 5 Kecamatan,8 Kemukiman dan 82 Desa.ujarnya.
Walikota Subulussalam H.Merah Sakti SH dalam penyampaiannya mengatakan jangan sekali kali bagi Kepala Gampong/Keuchik melalukan tindak pidana korupsi.Jika hanya kesalahan administrasi itu masih bisa diperbaiki, dan saya siap terus membantu dan mengawasi ujarnya.
Sementara itu Prof.DR.Ir.Amhar Abubakar, MSc menghimbau kepada semua aparatur desa jangan karena dana desa kerukunan di desa jadi terusik.Inilah salah satu efek fisikologis dari program pemerintah dalam menjalankan mandat UU no.6 tahun 2014 tentang Desa tersebut.
Prof.Amhar juga mengatakan Presiden Jokowi dengan program ini menginginkan didesa terjadi berdaulat politik yakni dapat membuat aturan atau qanun sendiri di desa yang tidak bertentangan dengan program pembangunan pemerintah.
Beliau juga menyampaikan 85 persen Kepala Desa yang ada di Indonesia tamat SD.Jadi kepada seluruh kepala desa manfaatkanlah tenaga pendamping untuk kelancaran pembangunan di desa.Dan jika ada tenaga pendamping desa yang membuat rusuh di desa segera laporkan ke pihak berwenang.APBDesa yang baik adalah yang dimusyawarahkan dan diketahui semua lapisan masyarakat desa ujar Prof.Amhar.
Total alokasi dana desa Aceh tahun 2017 sebesar Rp.4.892.571.795.000,- untuk 23 Kab/Kota,289 Kecamatan dan 6.497 desa.Dan per 30 Oktober 2017 progres alokasi dana desa Aceh RKUD 60 persen Rp.2,935 Trilyun RKD 60 persen Rp. 2,919 Trilyun.Sedangkan per 30 Oktober progres alokasi dana desa Kota Subulussalam sebesar Rp.64.724.479.000,- semua desa yang ada telah terima dana desa.Sedangkan Kab.Aceh Singkil per 30 Oktober masih ada 4 desa yang belum terima dana desa yaitu desa Teluk Rumbia,Siti Ambia,Labuhan Kera dan desa Napa Galuh.
Jumlah dana desa yang diterima oleh desa mengalami kenaikan setiap tahunnya.Pada tahun 2015 Dana Desa dikeluarkan dari APBN Rp 20,67 trilyun,thn 2016 sebesar Rp 46.98 trilyun dan tahun 2017 sebesar Rp 60 trilyun.








