YARA : Jangan Ada Main Mata Dalam Penentuan Kepala SKPK

17.941 dibaca
YARA : Jangan Ada Main Mata Dalam Penentuan Kepala SKPK

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Perwakilan Kota Subulussalam menilai positif, terhadap langkah Pemerintah Kota Subulussalam, dalam membuka pendaftaran lelang sebanyak enam jabatan kepala Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) Subulussalam.

“Seharusnya semua SKPK lingkungan Kota Subulussalam di lelang, untuk mengevaluasi utuh kinerja pembantu kepala daerah tersebut, karena, kami menilai masih banyak pimpinan SKPK yang lemah kinerjanya, seperti Dinas Pendidikan dan lain-lain yang tentunya sangat berpengaruh buruk dalam memacu kemajuan pembangunan,” kata Edi Sahputra Bako pada Buanaindonesia belum lama ini.

Dikatakannya, Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam merupakan hal yang harus dilakukan demi terwujudnya kinerja serta pelayanan birokrasi yang baik dan bersih. Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan, dan integritas sesuai dengan perintah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi birokrasi no. 13 tahun 2014 Tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Kami yakin proses seleksi terbuka
Jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama dilingkungan pemerintah kota subulussalam dilakukan secara transparan, objektif, kompetitif dan akuntabel. Dan kami  berharap bapak walikota dalam menentukan pilihan dari tiga nama yang diajukan kepada beliau nantinya agar mengedepan pilihan kepada sumber daya manusia lokal yang mempunyai kapasitas dan kemampuan sesuai dengan bidangnya untuk kemajuan pembangunan negeri sada kata yang kita cintai ini. Sebab sudah cukup selama 8 tahun merah sakti memimpin menempatkan banyak kepala skpk yang tidak kompeten dibidangnya, dan ini saatnya untuk serius membangun negeri ini dengan mengedepankan profesionalitas dan jangan ada main mata dalam penentuan kepala skpk nantinya.”tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?