YARA Minta Kadis Dikjar Langsa Hentikan Pungli di Sekolah

16.584 dibaca
Muhammad Abubakar, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Kota Langsa

LANGSA, Buanaindonesia.com – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) meminta Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Kota Langsa, Aceh Sifuddin Razali untuk menghentikan pungutan liar  di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kota Langsa.

Demikian hal tersebut disampaikan ketua perwakilan YARA Langsa Muhammad Abubakar Selasa (1/3) dalam rilis yang di kirim ke sejumlah redaksi media.

Abubakar menyebutkan, praktek pungli tersebut tumbuh subur di jajaran Dinas Pendidikan Kota Langsa, dengan berbagai dalih.

Menurut Abubakar, saat ini sejumlah SMA dan SMK Langsa telah meminta uang perpisahan yang wajib di bayar oleh siwa/i, jumlahnya berfariasi, ada yang Rp 30.000, Rp 50.000, Rp 70.000, bahkan, menurut laporan yang yang di terima oleh pengurus YARA Langsa terkesan pemaksaan bagi wali murid.

Untuk itu, YARA meminta Kadis Pendidikam dan Pengajaran setempat, untuk menghentikan pungutan liar dengan dalih apapun,. “hentikan pungutan liar di Sekolah, kami dari YARA sudah banyak menerima laporan dari wali murid, pengutipan yang sama bukan hanya terjadi di SMA dan SMK, pengutipan itu juga terjadi di tingkat SD dan SMP di Langsa, dengan dalih untuk uang capek si penulis Imazah,”ungkap Abubakar.

Untuk Kadis Dikjar, lanjutnya, harus ingat ini Aceh, berbeda dengan daerah lain di Indonesia, seluruh sekolah di Aceh selain memiliki dana BOS Pusat. “ada juga dana Subsida Pemerintah Aceh, dan Subsidi Pemerintah daerah, jalankanlah amanah jabatan, jangan cari ke untungan pribadi dengan jabatan,”ujar Abubakar.

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?