BUANAACEH.COM, ACEH SINGKIL – Kepala Desa Kampong Pakiraman, Ridwan terkesan menutup-nutupi tentang Anggaran dana desa (ADD) anggaran tahun 2016 kepada publik dan masyarakat desa Pakiraman kususnya. Padahal papan nama sudah di anggarkan dalam perencanaan pembangunan.
“Proyek rabat beton sepanjang 130 meter dan parit beton sepanjang 100 meter tanpa ada papan plang proyek”. Ungkap warga Pakiraman.
Terkait informasi dari masyarakat tersebut. awak media ini langsunng terjun kelapangan, ternyata informasi dari masyarakat tersebut benar adanya.
Kades Pakiraman, Ridwan coba dikonfirmasi dikantornya, Rabu 18 Januari 2017 pukul 03:15-WIB tidak berada ditempat bahkan tidak satu orang pun perangkat desa berada di kantor tersebut. Ironis nya lagi papan ‘STRUKTUR PEMERINTAH DESA’ yg menempel di dinding kantor kepala desa tidak ada nama-nama aparatur desa.
“Kades enggan menuliskan nama-nama perangkat di papan struktur itu,”. Cetus salah satu perangkat desa yg tidak mau disebutkan namanya.
Menurut dia, karna ada salah satu perangkat di desa itu yang tidak tau tulis baca. Selain itu, tutur warga, kades ini kebiasaan punya niat buruk ingin mengkorupsi dana desa, pasalnya pada tahun 2015 yang lalu, anggaran dana desa juga tidak jelas, banyak yang tumpang tindih jabatan, anehnya lagi hampir semua jabatan di duduki oleh Kroni-kroninya.
Masyarakat di desa Pakiraman berharap, agar Bapak Camat dan Inspektorat serta Penegak Hukum turun kelapangan dan menjadi catatan serius agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Sementara itu Camat Kecamatan Simpang Kanan, Ahmad, SH ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya rabu 18 Januari 2017 mengatakan ” jangan main-main dengan dana desa semua harus transparan tidak ada yang harus di tutup-tutupi baik di bidang pekerjaan maupun di bidang perangkat desa”. tegasnya.










