BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH – Proyek pengerasan jalan sepanjang 700 meter dan lebar 4 meter dan ketebalan 25 cm yg bersumber dari dana desa tahun anggaran 2016 sebesar Rp 101.500. .000 di kerja kan asal jadi dan diduga Kepala Desa memperkaya diri sendiri pasal nya, jalan tersebut ketebalan nya hanya sekitar 10 cm dan lebar hanya sekitar 3 meter, bahkan sebagian tidak di timbun sama sekali.
Menurut keterangan masyarakat Desa Ketangkuhan, Kecamatan Suro Baru, kabupaten, Aceh Singkil, berinisial M, mengatakan, timbunan untuk pengerasan jalan tetsebut hanya sekitar 98 truck colt diesel, dengan dana 44 juta rupiah.
Informasi masyarakat, dan seterusnya di telusuri awak media ini kelapangan, Selasa 14 Maret 2017 memang benar ada nya pengerasan jalan di desa ketangkuhan terkesan asal jadi, ironis lagi pekerjaan tersebut tanpa memasang plang proyek agar masyarakat tidak mengetahui berapa jumlah dana yang di anggarkan pada proyek pengerasan jalan di desa mereka.
Ketua tim pelaksana kegiatan (TPK), Maksum ketika di konfirmasi baru baru ini di desa tersebut mengatakan,”pekerjaan itu sudah sesuai Speck, dan hanya itulah yang bisa kami lakukan”. Kata Maksum.
Sementara itu,kepala desa ketangkuhan Irawan saat di konfirmasi di kediaman nya bebera waktu yang lalu mengatakan,”pekerjaan tersebut sudah lama sehingga timbunan nya tidak kelihatan lagi,”Irawan juga berdalih ada masyarakat yang tidak senang dengan kepemimpinan nya.
Harapan masyarakat desa ketangku han agar pihak pihak terkait segera turun ke desa mereka untuk mengevaluasi pembangunan jalan tersebut, bukan saja itu, karena masih banyak permasalahan di desa mereka yang belum terselesaikan, salah satunya masalah pembangunan Rabat beton”. Pinta masyarakat di sana.










