Gerakan Kawal Fatwa Ulama Aceh, Galang Tanda Tangan Untuk Tolak Patung Dampeng

15.661 dibaca
Gerakan Kawal Fatwa Ulama Aceh, Galang Tanda Tangan Untuk Tolak Patung Dampeng

Gerakan Kawal Fatwa Ulama Aceh, Galang Tanda Tangan Untuk Tolak Patung DampengBUANAINDONESIA.COM ACEH – Puluhan massa yang tergabung dalam GKFUA berkumpul di Jalan T.Umar persimpangan jalan Malikul Saleh menggelar aksi penggalangan tanda tangan menolak kebijakan Pemerintah Kota Subulussalam membangun monumen Patung Dampeng, Kamis 13 April17 Sekitar jam 11.00 Wib.

Penolakan terhadap rencana pembangunan monumen Patung Dampeng mulai bermunculan.Kali ini kaum muda yang tergabung dalam Gerakan Kawal Fatwa Ulama Aceh ( GKFUA ), tokoh masyarakat dan ulama Subulussalam menggelar aksi penggalangan tanda tangan menolak rencana Pemerintah Kota Subulussalam tersebut.

Koordinator aksi tersebut Edy Syahputra Bako mengatakan menuntut agar Pemko Subulussalam membatalkan Pembangunan Patung Dampeng yang berbiaya 1,9 milyar rupiah dari anggaran Dinas PU. Sesuai dengan julukan Aceh Serambi Mekah dan Kota Subulussalam Bumi Hamzah Fansuri tempatnya para ulama, maka kita mendukung MPU Subulussalam dan Aceh, menolak keras pembangunan 8 buah patung dinegeri Sada Kata ini.

“Dan ini tentunya mencederai Syariat Islam itu sendiri di Aceh.Subulussalam kita harap sebagai contoh bagi kababupaten/kota yang lain di Aceh, ini adalah tugas kita semua untuk menjaga Syariat Islam.

Masih menurut Edy Jika pemerintah berniat ingin melestarikan budaya daerah, masih banyak cara lain yang lebih mengedukasi seperti pembangunan Museum Budaya, seni dan lain yang lebih mendidik dan islami.

Dari sini kami akan menjumpai DPRK,dan kami berharap kedua puluh anggota dewan tersebut siap membubuhkan tanda tangan mereka di petisi penolakan pembangunan Patung Dampeng ini.Dan pernyataan ini kita lanjutkan ke Walikota, sehingga kami berharap Pemko Subulusslam dapat berfikir lebih jernih, tentang kepedulian kota Hamzah fansuri ini dalam penegakan Syariat Islam di Aceh ujar Edy Bako.

Bagaimana Menurut Anda?