Gubenur Aceh Kembali Lantik Bupati dan Walil Bupati Kabupaten Gayo Lues

14.521 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GAYO LUES – Gubenur Aceh Drh. Irwandi Yusuf, Selasa (3/10/2017) kembali melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Gayo Lues, untuk masa bakti 2017-2012.

Dalam kesempatan itu, atas nama pribadi maupun selaku Kepala Pemerintahan Aceh, saya mengucapkan selamat kepada Saudara H. Muhammad Amru dan Saudara Said Sani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues periode 2017-2022. Semoga saudara bisa tampil sebagai pemimpin yang amanah dan bijaksana dalam menjalankan tugas dan kewajiban selama lima tahun ke depan di Kabupaten ini.

Pelantikan yang kita laksanakan ini adalah akhir dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Gayo Lues yang berjalan sangat demokratis. Tingkat partisipasi masyarakat juga sangat tinggi, mencapai 83,4 persen.

Dari tiga kandidat yang maju, pasangan Saudara Muhammad Amru dan Saudara Said Sani memperoleh suara terbanyak, sebesar 38,69 persen suara. Data ini menjadi bukti bahwa pasangan ini mendapat kepercayaan paling besar dari penduduk di Gayo Lues. Saya berharap kepercayaan ini dapat dijaga dengan baik, dan Saudara berdua harus siap menjawabnya dengan kemampuan menjalankan program-program pembangunan yang pro rakyat.

Dalam kaitan ini, kami mengharapkan agar program, visi dan misi yang saudara usung, dapat seiring sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Aceh. Secara garis besar, program RPJM Aceh 2017-2022 yang kami siapkan mengusung visi “Terwujudnya Aceh damai dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih, adil dan melayani.” Visi ini akan diuraikan lagi dalam beberapa program prioritas, yaitu: Aceh Seujahtra, Aceh SIAT (Sistem Informasi Aceh Terpadu), Aceh Caròng, Aceh Energi, Aceh Meugoë dan Meulaôt, Acèh Troë, Acèh Kreatif, Acèh Kaya, Acèh Peumulia, Acèh Damê, Acèh Meuadab, Acèh Teuga, Acèh Green, Acèh Seuninya, dan Acèh Seumeugot.

Program-program ini akan dituangkan ke dalam RPJM Aceh, dan akan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pembangunan di Aceh untuk lima tahun ke depan. Menurut ketentuan, Penyusunan dokumen RPJM di Gayo Lues, juga harus mengacu kepada RPJM Aceh dan RPJM Nasional.

Pada kesempatan ini, kami mengharapkan agar Bupati dan Wakil Bupati agar bekerja lebih keras mengoptimalkan potensi daerah untuk dimanfaatkan sebagai sumber PAD dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Peluang masih terbuka lebar, sebab gayo Lues memiliki banyak sumber daya alam yang belum disentuh secara maksimal. Daerah ini merupakan wilayah yang potensial sebagai kawasan pertanian karena tanahnya yang sangat subur. Pertanian dan perkebunan Gayo Lues mampu menghasilkan komoditi yang sangat berharga di pasaran, seperti kopi, kakao, kemiri, tembakau, nilam, dan lainnya. Sedangkan di sektor perikanan, Gayo Lues cukup berhasil mengembangkan budidaya ikan air tawar.

Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh telah menetapkan daerah ini sebagai salah satu sentra budidaya ikan air tawar di Provinsi Aceh. Di samping itu, potensi di sektor dagang dan jasa juga terbuka lebar, apalagi jalur transportasi Gayo Lues ke Wilayah Barat Selatan dan Aceh Tengah akan ditingkatkan.

Saudara Bupati dan Wakil Bupati harus dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik agar dalam lima tahun ke depan, kita dapat melihat banyak perubahan di wilayah ini. Untuk itu, saya ingin menyampaikan beberapa hal agar menjadi perhatian Saudara Bupati dan Wakil Bupati yang baru:

Pertama, sebagai kawasan pertanian yang subur, ada baiknya program pembangunan di wilayah ini bisa fokus pada sektor pertanian. Dalam hal ini, Pemerintah Gayo Lues dapat mengaktifkan BUMD di bidang pertanian dalam rangka menampung hasil pertanian rakyat, sehingga lebih sejahtera.

Kedua, Gayo Lues juga sangat terkenal dengan wisata alam dan olah raga arung jeram. Beberapa kali event arung jeram tingkat nasional diselenggarakan di daerah ini. Potensi ini harusnya dapat dioptimalkan sehingga Gayo Lues memiliki ciri khas yang tidak dimiliki daerah lain.

Ketiga, sebagai wilayah yang berlokasi di kaki Gunung Leuser, Pemerintah Gayo Lues diharapkan dapat berperan menjaga kelestarian Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) agar tidak dirambah oleh manusia-manusia tidak bertanggungjawab. Saya ingatkan lagi, bencana alam yang kerap terjadi, banyak disebabkan ulah manusia yang merusak lingkungan. Semaksimal mungkin pengrusakan itu harus kita cegah agar lingkungan lebih aman dan hidup masyarakat lebih tentram.

Keempat, sebagai daerah yang berjuluk kabupaten rendah emisi, Gayo Lues perlu mengembangkan pemakaian energi terbarukan sebagai sumber energi di wilayah ini. Dalam konteks ini, Gayo Lues memiliki aliran sungai yang mampu menghasilkan PLTA dengan kekuatan sekitar 428 MW. Kita perlu melakukan kajian tentang potensi energi ini. Saya minta Bupati dan Wakil Bupati berkenan mendukung langkah ini, sehingga kelak kita bisa mencari investor untuk membangunnya.

Kelima, dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan transparan, saya mengimbau agar Bupati dan Wakil Bupati terus mendorong semangat reformasi birokrasi berkenaan dengan akuntabilitas kinerja pemerintahan, akuntabilitas pengelolaan keuangan, akuntabilitas kinerja ekonomi. Bangun komunikasi efektif dengan legislatif. Upayakan pembahasan dan pengesahan APBK tepat waktu agar pembangunan setiap tahunnya dapat dimulai lebih awal.

Keenam, sebagai wilayah lintasan di kawasan tengah, maka pengembangan investasi perlu ditingkatkan. Sistem pelayanan terpadu satu pintu untuk berbagai perizinan, harus diefektifkan.

Ketujuh, Sebagaimana ditegaskan di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, ditegaskan bahwa Gubernur juga merupakan Wakil Pemerintah Pusat di Daerah. Sehubungan dengan itu, saya berharap saudara berdua bisa membina komunikasi dan kerja sama yang baik dengan kami agar kita dapat merancang dan mensinergikan pembangunan di daerah ini dengan baik.

Demikian harapan dan sambutan dari saya. Saya juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Saudara Ibnu Hasyim dan Saudara Adam selaku Bupati dan Wakil Bupati periode sebelumnya. Dan kepada Saudara Muhammad Amru dan Saudara Said Sani saya ucapkan “SELAMAT BEKERJA.” Semoga saudara berdua dapat menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Akhir kata, mari kita panjatkan do’a, semoga Kabupaten Gayo lues senantiasa aman dan damai, dan kita semua mendapat petunjuk, bimbingan dan rahmat dari Allah SWT.

Bagaimana Menurut Anda?