TNI POLRI Ziarah ke Makam Cut Nyak Mutia

15.449 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Jalan makam Pahlawan National Cut Nyak Mutia, yang sebelumnya pernah diberitakan oleh beberapa media, yang bahwa jalan menuju kesana terisolir dan sulit untuk ditempuh oleh masyarakat yang hendak berziarah ke makam tersebut, sehingga menarik perhatian Kapolres Aceh Utara dan Danrem 011 Lilawangsa, juga Dandim 0103 Aceh Utara.

Informasi yang dapat di himpun Media ini, beberapa hari yang lalu Kapolres Aceh Utara AKBP Ir. Untung Sangaji M.Hum bersama Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono dan Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto meninjau sekaligus berziarah ke makam Pahlawan Nasional, Cut Meutia di kawasan Gunong Lipeh, Gampong Alue Karieng, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara, tepatnya pada Kamis, 2 November 2017.

Dalam rombongan tersebut juga ikut serta Kabag Sumda Polres Aceh Utara Kompol Gunadi dan seorang warga penjaga makam. akses menuju ke makam tersebut di penuhi oleh jalan yang rusak, dan semak belukar serta menanjak membuat rombongan terpaksa mengendarai motor trail untuk mencapai tujuan.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ir. Untung Sangaji M.Hum, Sabtu (7/11/2017), kepada awak Media mengatakan, perjalanan menuju makam harus kami tempuh dengan motor trail sejauh 30 kilometer dengan kondisi (medan) becek dan menanjak, memang treknya luar biasa menguras energi,” ujar Kapolres Untung Sangaji. Jumat, 3 November 2017.

Kapolres juga menyebutkan selain untuk berziarah, ia bersama rombongan ingin melihat langsung kondisi terkini makam pahlawan yang ada di ujung perbukitan di kaki Gunung Geureudong dan di hulu Krueng Keureuto itu. Sekaligus kunjungan itu dijadikan momen tepat menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang.

“Kondisi makam baik, fasilitasnya juga lengkap ada balai-balai untuk istirahat. Hanya saja kurang terawatt, kata warga, faktor jauh dan sulit ditempuh. Jadi hanya seminggu sekali dibersihkan,” ujar AKBP Untung Sangaji.

Seusai berdoa bersama, rombongan Kapolres meninggalkan lokasi makam sekitar pukul 16.00 WIB dan sampai di desa terdekat sekitar pukul 21.00 WIB.

“Alhamdulillah perjalanan kami menyenangkan walau berat dan pengalaman luar biasa bisa berziarah ke makam pahlawan asal Aceh Utara Cut Meutia,” kata Kapolres.

Kapolres juga berharap, ada perhatian dari pemerintah terkait akses jalan ke makam pahlawan itu. Sehingga ke depan situs makam bersejarah itu benar-benar bisa diakses oleh warga yang ingin berziarah.

Bagaimana Menurut Anda?