Yara Sangat Meyayangkan Bila Pembangunan Jalan Dengan Mengorbankan Situs Bersejarah

12.051 dibaca

BUANAACEH.COM, LHOKSEUMAWE – Benteng Pertahanan yang di bangun pada zaman penjajahan jepang di Desa Ujong Blang, Kecamatan  Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, hampir tertiumbun  akibat pembangunan jalan lingkar.

Situs yang melambangkan keperkasaan pejuang-pejuang terdahulu di Aceh ketika menghadapi penjajahan demi penjajahan, seharusnya di abadikan oleh Pemerintah bukan malah di tenggelamkan, hanya dengan pembangunan  jalan lingkar, situs yang menyimpan berangam sejarah besar untuk bangsa, kini  sudah mulai tertimbun, dengan dalih terkena lokasi pembangunan jalan.

Jalan memang menjadi kebutuhan masyrakat,akan  tetapi peninggalan bersejarah juga harus di selamatkan dengan berbagai alasan, salah satunya agar generasi bangsa selalu mengenang akan jerih payah Pejuang- Pejuang terdahulu dalam mempertahankan keutuhan Bangsa dan Negara ini, serta jasa para Palawan tidak saja di kenang pada hari Pahlawan Nasional.

Ketika Media BUANAACEH.COM, mendatangi pembangunan jalan lingkar di desa Ujong Blang, kota Lhokseumawe, selasa 15 November 2016, beberapa masyarakat yang kita komfirmasi di lokasi pembangunan jalan menyatakan sikap  keberatan bila situs peninggalan yamg mengadung sejarah besar  tertanam oleh pembangunan jalan lingkar, dengan dalih situs tersebut memiliki terlalu banyak arti untuk masyarakat disini, dan situs tersebut menjadi satu bukti bahwa para terdahulu memperjuangkan keutuhan bangsa serta melawan penjajahan sampai tetes darah terakhir.

Sementara itu Staf Khusus dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Hasanuddin saat media ini meminta tanggapan tentang hal tersebut, Hasanuddin merasa sangat prihatin bila situs sejarah peninggalan zaman penjajah harus di tengelamkan hanya karna pembangunan jalan, seharusnya pemerintah mencari solusi agar situs tersebut dapat terabadikan, dan jalan yang sedang di bangun juga tidak terhambat.

Hasanuddin meminta kepada PLT walikota Lhokseumawe untuk tidak melakukan pembongkaran atau menimbun situs tersebut, apapun alasannya situs tersebut harus terselamatkan, karna setiap situs peninggalan memiliki sejarah yang sangat besar untuk Bangsa dan Negara yang kita cintai ini,ungkap Hasanuddin.

Bagaimana Menurut Anda?