BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Sebuah benda yang diduga mortir peninggalan konflik ditemukan oleh seorang petani di dusun Kuta Bate, desa Sawang, kecamatan Sawang kabupaten Aceh Utara, Kamis 19 Januari 2017.
Penemuan bahan peledak tersebut dilaporkan oleh Faisal (43 thn) warga desa setempat. Faisal mengatakan, benda tersebut awalnya ditemukan oleh tetangganya saat membersihkan halaman belakang rumah pada sore Kamis sekira pukul 18.00 WIB.
Setelah menemukan benda yang diduga peninggalan masa konflik itu, tetangga Faisal lalu memberitahukan kepada dirinya akan penemuan itu, dan nama terakhir meneruskan laporan penemuan benda itu kepada pihak kepolisian.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kapolsek Sawang, Iptu Ridwan membenarkan penemuan mortir oleh masyarakat. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian ucap Ridwan langsung mengamankan barang bukti dan menghubungi pihak Jibomb Brimob Jeulikat. Benda tersebut di evakuasi oleh pihak Jibomb pada malam harinya sekira pukul 20.00 WIB.
Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat, apabila menemukan benda mencurigakan segera lapor pihak kepolisian.
“Kita himbau masyarakat, apabila menemukan benda mencurigakan atau menyerupai bom, harap dihubungi pihak keamanan. Jangan disentuh, karena bisa jadi benda tersebut sangat membahayakan bagi kita” tutup Kapolsek.








