Diduga Mark,up Masyaraka Minta Pihak Terkait Melakukan Evaluasi Proyek ADG

12.216 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Pembangunan Jalan Desa Gampong Blang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, yang menguras anggaran Seratusan Juta Rupiah, yang bersumber dari dana Angaran Dana Gampong (ADG) pada Tahun Anggaran 2016, di duga asal jadi, pasalnya Jalan ppg, dan jalan apet akup yang telah rampung di kerjakan, sampai saat ini masyarakat belum bisa menikmati mamfaat bembangunan jalan tersebut.

Amatan Media ini di lokasi, jalan ppg dan jala apet akup kondisinya sudah terlihat Hancur dan becek, penimbunan jalan tersebut menggunakan tanah timbun biasa dan hanya sedikit campuran batu, sehingga hampir  disempanjang jalan itu terlihat hancur dan becek.

Husdani, Pria yang akrab dengan sapaan (Sheh), warga setepat, kepada Media ini menyebutkan, pembangunan jalan tersebut hanya melibatkan beberapa aparatur Desa, dan jumlah pagu anggarannya belum dapat di pastikan oleh masyarakat disini, karena tidak ada pemasangan plang Proyek, yang tertempelkan, baik di likasi kegiatan maupun di kantor Desa.

“Kami hanya mendengar dari beberapa sumber yang menyebutkan bahwa anggaran untuk pembangunan jalan ppg, dan jalan apet akup, dengan besar anggarah lebih dari seratusan juta, disebabkan oleh aparatur Desa tidak transparan dalam pengelolaan ADG, kami masyarakat mencurigai adanya penyelewengan dana dalam proyek pembangunan jalan di Gampong Blang, dan sangat patut kita curigai adanya  mark,up pada proyek tersebut, ungkap Sheh.

Sementara itu di tempat terpisah, Tokoh masyaraka Gampoeng Blang Bayu Bukhari Amin (Ayah Bayi) saat di komfirmasi, mengatakan hal yang sama, bahkan menurut Ayah Bayi sampai saat ini masyarakat belum bisa menikmati hasil dari pada pembangunan jalan tersebut.

Bahka bukan itu saja, lanjud Ayah Bayi, Pembangunan dua unit Sumur Bor juga belum selesai, padahal pembangunan tersebut dari anggaran Tahun 2016, sampai saat ini belum selesai pengerjaannya, dan masyarakat belum dapat menikmati mamfaat pembangunan dua unit Sumur Bor, yang menguras anggaran puluhan juta rupiah, paparnya.

Masyarakat Gampong Blang, Kecamatan Syamtalira Bayu, berharap kepada pihak terkait untuk bisa melakukan evaluasi terhadap pembangunan di Desa mereka, yang sampai saat ini masih menimbulakan polimik dan komflik antara masyarakat dengan kepala Desa, dan masyarakat disana juga, telah hilangan rasa kepercayaan mereka kepada pemerintahan desanya, tutupnya.

Bagaimana Menurut Anda?