Bupati Ditetap Sebagai Pemangku Adat Aceh Utara

9.637 dibaca
Bupati Ditetap Sebagai Pemangku Adat Aceh Utara

BUANAINDONESIA. CO. ID, ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib meminta jangan ada gab-gab (jurang Pemisah) dalam masyarakat pasca pemilukada kada serentak yang telah di laksanakan beberapa bulan lalu, , mari kita bersatu kembali dalam membangun Aceh Utara, banyak hal yang harus kita lakukan seraya memohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk membantu Pemerintah dalam menakhodai Aceh Utara.

Hal tersebut diungkapkannya pada acara Peusujuek Bupati dan Wakil Bupati beserta Ibu PKK berserta pengurusnya untuk priode 2017-2022 sekaligus Silaturrahmi dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat yang ada Kabupaten setempat , Rabu (26/7/2017), acara tersebut bertempat di Pendopo Bupati.

Turut hadir Danrem 011/LLW beserta unsur Forkompimda, Sertakab H. Abdul Aziz Midat SH. MM, MH, para Asisten, Staf Ahli Bupati, para SKPK, Pimpinan Perbankan, Pimpinan Provit, Kabag, Camat, Mahasiswa serta sejumlah ketua organisasi kemasyarakatan di Aceh Utara.

Sekretaris Daerah Abdul Aziz, SH. MH dalam laporannya menyampaikan bahwa Peusijuk dan Peuseuon adat merupakan tradisi penuh makna yang sangat sakral juga dilaksanakan sejak dahulu terus-menerus dalam kehidupan dan perkembang masyarakat kita.

Prosesi Peusijuek dilakukan Abi Jafar Lueng Angen Langkahan dan menyematan dengan sebilah Siwah pada Bupati Aceh Utara, sebagai lambang pemangku Adat dan acara diakhiri dengan Tausiah yang di sampaikan oleh Abu Paloh Gading Kecamatan Dewantara yang juga menjabat ketua MPU Aceh Utara.

Bagaimana Menurut Anda?