BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Menjelang hari pemungutan suara Pilkada serentak, 15 Februari 2017, relawan Komunitas Aneuk Nanggroe Dukong Mualem (Komando Mualem) menyerukan pada masyarakat Aceh untuk menggunakan hak pilihnya guna memilih gubernur, bupati dan walikota di provinsi Aceh periode masa bakti 2017-2022.
Hal ini disampaikan Ketua Komando Mualem Aceh Utara, Misbahuddin Ilyas kepada media ini, Rabu 8 Februari 2017. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh tanpa membedakan suku, untuk memilih calon kepala daerah dari partai Aceh.
“Saya mengajak masyarakat Aceh, khususnya masyarakat Aceh Utara untuk memilih paslon gubernur Aceh nomor urut 5, H. Muzakir Manaf – TA Khalid dan calon bupati Aceh Utara nomor urut 1, H. Muhammad Thaib (cekmad) – Fauzi Yusuf (Sidompeng)” ajak Misbahuddin Ilyas yang akrab disapa Marcos.
Marcos memberikan pendapat mengapa pasangan calon dari partai Aceh layak dipilih. Selain sebagai partai yang lahir dari hasil kesepakatan damai MoU Helsinki dan UU nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, para calon kepala daerah yang diusung oleh partai Aceh ia anggap mampu memberikan perubahan 5 tahun mendatang.
“Selain itu, tentu calon kepala daerah dari Partai Aceh memiliki karakter keacehan berdasarkan Syariat Islam Bermadzhab Imam Syafii`ah yaitu Ahlussunnah wal jamaah tegak di bumi Aceh” tutur Marcos yang merupakan mantan kombatan wilayah Samudera Pase.
Selain mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, pada bagian akhir, Marcos menghimbau untuk para kompetitor dalam Pilkada yang di gelar serentak di 20 kabupaten/kota di Aceh untuk tidak memfitnah di panggung kampanye yang tersisa beberapa hari lagi.
“Masyarakat sudah pintar memilih mana yang fitnah dan mana yang benar-benar bekerja dan memberikan perubahan untuk rakyat Aceh. Kita juga harus menjaga kerukunan antar umat beragama, karena partai Aceh adalah partainya seluruh rakyat Aceh tanpa membedakan suku, ras dan agama” demikian Misbahuddin Ilyas.










