Sekolah ini Jadi Buah Bibir

10.106 dibaca
Staf Khusus Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Hasanuddin

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UATAR – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Kecamatan  Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, yang terletak digampong Lhokbintanghu, kerap menjadi buah bibir dan perbincangan masyarakat sekitar. karena, kondisi yang sangat memperihatinkan, disebabkan oleh tidak adanya perawatan bangunan juga pekarangan gedung pendidikan milik Pemerintah itu.

Amatan Media ini kondisi bangunan dan pekarangan Sekolah terlihat sangat kumuh dan tidak terawat itu, sehingga menarik perhatian sejulah media masa untuk memberitakan kondisi tersebut, bukan itu saja, LSM ternama di Aceh turut memberi statemend terhadap hal pemandangan itu.

Staf Khusus Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Hasanuddin, Kamis (21/9/2017) kepada media ini mengungkapkan, Dirinya sangat meyayangkanterhadap kondisi bangunan dan pekarangan Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, yang terkesan luput dari perawatan. padahal, dalam pembangunannya menguras uang Negara milyaran rupiah.

“Kami harap,  pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara, untuk melakukan peninjauan kesekolah tersebut, sekaligus mempertanyakan dan meminta kepala sekolah untuk bertanggung jawab terhadap kondisi bangunan dan pekarangan Sekolah, serta mencari kepala sekolah yang memiliki potensi, yang tujuannya dapat menjaga dan melestarikan bangunan milik Negara itu, sekaaligus demi peningkatan mutu pendidikan di Aceh, khususnya Aceh Utara”. katanya

“Sangat mustahil ada gedung sekolah saat ini tidak bisa terawat walau di tepis dengan alasan apapun, pasalnya pemerintah telah telah mengalokasikan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) kesetiap intansi pendidikan, baik itu milik Pemerintah atau Yayasan dan juga swasta, yang setiap 20 %nya dapat digunakan untup perawatan gedung, dan sesuai dengan petunjuk dan aturan Juknis”. Tambahnya

Selain itu Hasanuddin juga berharap pihak terkait untuk melakukan Audit, bukan saja berkas pertanggung Jawaban, akantetapi melakukan investigasi ketempat, terkait realisasi penggunanan dan BOS, yang menurutnya sangat rawan terhadap dugaan penyimpangan, itu semua dapat terlihat oleh kondisi yang di lapangan saat ini.

“Apa lagi Pendidikan sangat erat kaitannya dengan kemajuan bangsa ini kedepan, karena setiap generasi penerus akan pimpin setiap Daerah atau Negara lahir dari latarbelakang pendidikan, bila kondisi pendidikan seperti ini saya tidak dapat membayangkan bagai mana kondisi Bangsa ini kedepan”. Tegasnya

Hasanuddin juga berharap pihak penegak hukum sudah sepantasnya melakukan pengawasan secara ketat terhadap uang Uang Negara yang dikucurkan ke setiap instansi baik pemerintah swuasta atau keberbagai Lembaga Lainnya, yang tujuannya meningkatnya kemajuan Daerah dan bangsa ini, apa lagi di sektor pendidikan harus ada perhatian dan pengawasan secara khusus, papar Hasanuddin.

“Bila mendapatkan penyelewengan dan penyalah gunaan terhadap anggaran itu, maka harus ditindak secara tegas, agar menjadi pelajaran dan pengalaman untuk yang lain dalam melaksanakan pengelolaan uang Negara”, pungkasnya.

Sementara terpisah MT. Kepsek SMPN  5 Jambo Aye saat dihubungi  media ini melalui selularnya ditempat mengatakan, adanya Dana Bos untuk SMPN 5 Tanah Jambo Aye, tidak mencukupi, karena disekolah ada 16 guru honor, yang wajib dibayar jerihnya.

Bagaimana Menurut Anda?