BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Berbagai cara di Upayakan oleh pihak sekolah dalam mengarahkan siswanya saat menjelang ujian nasional (UN) yang akan dilaksanakan mulai 10-13 April 2017. Seperti yang dilakukan siswa kelas XII SMAN 1 Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Aceh, selain mengikuti pemantapan, pemadatan dan bimbingan belajar, membaca do’a bersama (Wirit Yasin) dan diwajibkan menghafal ayat-ayat pendek yang dibimbing oleh guru agama sekolah tersebut.
Begitupun seperti yang terlihat pagi ini, Senin 03 April 2017 di halaman sekolah tersebut, hanya seminggu lagi akan mengikuti Ujian Nasional, mereka menjadi petugas upacara bendera untuk terakhir kalinya hari ini. Mulai dari MC, petugas pimpinan upacara, pembaca doa, dll semua merupakan siswa/i kelas XII. Petugas pembawa bendera tampil dengan gagah dan rapi, dengan menggunakan formasi sehingga tampil berbeda dari yang biasanya, ini sebagai perwujudan rasa cinta dan nasionalisme mereka terhadap sekolah dan negara, karena ketika menjadi mahasiswa nanti mungkin hal seperti ini akan jarang mereka lakukan.
Dikarenakan petugas upacara hari ini adalah siswa/i kelas XII, yang menjadi pembina upacara adalah kepala sekolah bagian kesiswaan yaitu Bapak Ahmad Yamani, M.Pd, para siswa mendapat suntikan motivasi dari para guru. Beliau juga mengungkapkan masalah totalitas dalam belajar dan totalitas dalam melakukan suatu usaha, sehingga memperoleh hasil yang memuaskan, salah satunya terlihat pagi ini dari totalitas kelas XII dalam melaksanakan upacara bendera.
“Semoga kelak setelah tidak lagi berada di SMA Lhoksukon, alumni bisa selalu menjadi sosok yang membanggakan bagi almamaternya,”kata kepala SMAN I Lhoksukon, Ahmad Yamani, M.Pd kepada Lintaspe.
Kegiatan regilius par siswa/i kelas X-XI dan kelas XII di sekolah ini diwajibkan untuk membaca do’a bersama dengan harapan diberi kemudahan dan ketenangan batin pada saat mengikuti ujian nasional nanti. Selain membaca do’a bersama dan gotong royong, siswa peserta UN yang jumlahnya 200-an orang, juga ayat-ayat pendek yang wajib dihafal bagi seluruh siswa/i sekolah ini.
Ahmad Yamani menjelaskan, kegiatan yang dibimbing oleh guru agama sekolah tersebut, untuk siswa/i kelas X diwajibkan menghafal surat AL-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, Al-Lahab, An-Nasr, Al-Kafirun, Al-Kausar, Al-Maun, Al-Quraisy, Al-Fil, Al-Humazah, Al-‘Asr, At-Takasur. Sedangkan yang wajib dihafal para siswa/i kelas XI-XII meliputi Al-Qari’ah, Al-‘Adiyat, Az-Zalzalah, Al-Bayyinah, Al-Qadr, Al-‘Alaq, At-Tin, Alam Nasyrah, Ad-Dhuha, Ash Shamsy, Al-Fil, Al-Humazah, Al-‘Asr dan At-Takasur. “Sebenarnya tidak hanya dilakukan saat menjelang UN, tapi sudah menjadi kegiatan rutin setiap minggu dilaksanakan. Tapi menjelang UN, intensitasnya ditingkatkan,”jelasnya.










