BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Menyikapi berita tentang kehadiran Ahok ke acara maulid Nabi Muhmmad SAW, ke asrama Foba dengan undangan resmi dari Panitia Maulid, atas kehadiran Terdakwa kasus pelecehan Agama Islam pada Acara tersebut, kami atas nama Ulama Aceh dan juga Fron Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh, mengecam Keras bagi siapa saja yang mengundang Ahok, yang telah melakukan penista terhadap Agama Islam,” Ungkap Tgk Muslim Atahiri, ketua FPI Aceh. melalui Siaran Pers Release yang kirim BUANAINDONESIA, Senin 6 Maret 2017.
Menurut tgk Muslim, karena tidak patut sipenista Agama menghadiri acara peringatan maulid Nabi yang mulia, ini sangat menyakiti ummat islam dan sangat memalukan Aceh. Kalau ada oknum di Foba yang senang dengan ahok jangan bawa nama Aceh, pasalnya Aceh tak bisa dipisahkan dengan Islam, dan jangan undang Ahok pada acara-acara memperingati hari-hari besar Islam.
“Kalau memang ada yg telah menjual Iman dengan harga murah, silakan anda buat pesta miras dan undang Ahok, jangan dalam rangka maulid Nabi. Maka kami mendesak pihak pengurus Foba untuk bersikap tegas kepada pihak panitia yang terlibat, dan telah mengundang Ahok ke acara tersebut, untuk keluarkan dari pengurus Foba secara resmi di depan publik, alasannya yang bersangkutan telah mencemarkan nama Aceh di mata ummat islam dunia, sebut Tgk Muslim.
Dan juga kami, atas nama Ulama Aceh serta FPI Aceh, mendesak agar yang bersangkutan untuk meminta maaf melalui media, baik cetak atau elektronik tiga hari berturut-turut, kita tidak ingin mereka dicap munafiq seumur hidup oleh masyarakat Aceh. Harap Ketua FPI itu.
“apalagi mereka masih mahasiswa dan masa depan mereka masih panjang, jangan sampai mereka terjual Agama hanya dengan kepentingan sesaat, ucap Tgk muslim at thahiry yang juga merupakan pimpinan Dayah Darul Mujahidin.










