OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Guna memantau pelaksanaan dan realisasi dana Bos ( Bantuan Operasional Sekolah ) 2014, sejumlah Wartawan, LSM, Tokoh pemuda, tokoh Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir membentuk Lembaga lintas Monitoring BOS (L2M Bos) Sekolah Senin (24/02/14).
Dalam pertemuan tersebut Disepakati pemilihan secara aklamasi Ketua, Sekretaris, bendahara dan devisi perwilayah, Diketahui lembaga tersebut diperuntukan untuk memonitoring pelaksanaan dan realisasi program Bantuan Operasional Siswa di Ogan Ilir yang dicanangkan pemerintah Republik Indonesia.
Sekitar 50 Orang yang di tergabung di L2M BOStersebut nantinya akan bertugas di wilayah yang telah ditentukan oleh kesepakatan L2M BOS, Khususnya terbagi ke dalam 16 kecamatan.
Menurut ketua L2M BOS Ogan Ilr terpilih, menucapkan terima kasih atas kepercayaan nya untuk mempercayakan jabatan ini kepadanya. “tentunya beban dan tanggung jawab kedepan akan lebih berat jika tanpa di dukung oleh, Sekretaris, Bendahara dan anggota anggota lainya.,”
Nanti, Lanjutnya, kita akan mengagendakan berkoordinasi dengan diknas dan pemerintah daerah untuk meminta support nya dan teknis pelaksaan monitoring dana bos sehingga tidak ada lagi dana bos digunakan tidak sesuai dengan aturan nya, “ya paling tidak bisa ngerem kalau kepala sekolah ingin melakukan korupsi” pungkasnya
Hal senada dikatakan Yuhermi, S,Pd, salah satu aktivis Sosial Ogan Ilir, salah satu tujuan dari L2M BOS untuk melakukan monitoring terhadap pelaksaan Bantuan operasional sekolah. “dengan visi dan misi kalau bersih kenapa risih, kepala sekolah diharapkan dapat bekerjasama dengan koordinator dan anggota monitoring wilayah kecamatan agar proses pengawasan dapat berjalan lancar.”Jelasnya. (Mie)








