BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Rumah Sakit Umum (RSUD) Banyuasin diduga telah menolak pasien akibat kecelakaan Lalu lintas di jalan lintas Timur Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Kamis (13/03/14). Akibatnya Ponari (13),Septi Indrianti (14) dan Mustari Liza (13) ketiganya warga desa langkan Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan terpaksa harus pulang, walaupun sakit yang diderita dirasakan sebuh sembuh.
Ibu Imron orang tua Septi, salah seorang pasien yang ditolak mengatakan Peristiwa itu terjadi bermula saat ketiga remaja tanggung itu dibawa oleh orang tua masing-masing keruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit itu kamis malam sekitar pukul 21.00 akibat kecelakaan
Setibanya dirumah sakit, setelah dirawat di UGD dan di rontgen ketiganya langsung dipersilahkan untuk pulang dengan alasan bahwa ketiga korban cuman luka ringan, padahan dari hasil rontgen Septi mengalami retak tulang kaki sebalah kanan dan belum bisa berjalan.
“sebenarnya sebelum ditolak akan dirawat, niat kami ketiganya dirarat inap terlebih dahulu dirumah sakit itu namun berhubung lagi-lagi perawat menolak dan mempersilahkan untuk pulang dengan alasan hanya luka ringan, padahal walaupun luka ringan kami ingin anak-anak dirawat dirumah sakit terlebih dahulu, sebab kita semua ini bayar bukan geratis, apa lagi 1 diantara anak kami ini ada yang mengalami keretakan tulang kaki kanan seperti anak saya ini” beber Ibu Imron jum’at (14/03/14)
“memang pihak Rumah Sakit telah menyuruh kami agar kami datang lagi keesok harinya untuk melakukan kontrol kembali, namun karna sudah ditolak begina rasanya sudah tidak enak lagi” imbuhnya
Senada di ungkapkan oleh Darmawi orang tua Ponari, dikatakannya untuk dirawat dirumah sakit itu susah “terhadap pasien yang mampu bayar saja ditolak apalagi terhada pasien yang menggunakan layanan geratis Pemerintah” tambahya
Ditambahkannya bahwa sebelum pulang karna ditolak pihak rumah sakit melalui penjaga malamnya sudah lehih dari tiga kali mengusir anak dan istrinya bahkan salah seorang dari mereka sempat mengeluarkan dengan kata-kata “kenapa Bu kok anaknya belum dibawa pulang nanti disini banyak pasien yang datang” ucap darmawi sedikit menirukan ucapan salah satu petugas malam
Namun saat mereka akan pulang dan bermaksud meminta surat keterangan sakit untuk kesekolah dengan enteng mereka menjawab bahwa “nanti dulu kalian semua belum bayar dan ini semua siapa yang akan bertanggung jawab’’tirunya lagi
Di tempat terpisah Dierktur RSUD Banyuasin Dr Eka Mutika.Mkes membantah bahwa pihak Rumah Sakit telah menolak pasin “itu tidaklah benar sebab pihak kita tidak mungkin berbuat demikian, jangankan yang umum seperti itu yang geratispun semua kita layani” ucapnya
Hal yang sama juga dikatakan Dr.Rio Badrianyah bahwa pihak Rumah Sakit Umum Daerah Banyuasin tidak mungkin menolak pasien karna untuk pelayanan Rumah sakit itu memang geratis, namun jika memang terjadi demikian pihaknya akan segera menyelidikinya.
“jika itu terbukti memang ada demikian maka kita akan proses secara mekanisme disiplin kepegawayan,serta ada setandar-setandar kinerja, kita akan tindak lanjuti” pungkasnya








