PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Kepala Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf menyatakan tak setuju dengan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat menggolkan pembahasan dana aspirasi. Ia tak setuju dana tersebut diklaim sebagai perbuatan keterwakilan anggota dewan di daerah pemilihan. Selengkapnya
Advertisement








