GARUT, Buana Indonesia- Dengan diresmikannya Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab.Garut diharapkan menjadi palang pintu terdepan dalam pencegahan peredaran atau penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya di Kabupaten Garut,demikian hal ini diungkapkan Kepala BNN Kab.Garut Agus Juanda SH Msi disela sela pidatonya dalam acara Peresmian Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut Jl.Patriot,Selasa (1/5).
Peresmian Gedung BNN yang menelan biaya lebih dari 2 Milyar tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Garut H.Aceng HM Fikri S.Ag. Danrem 062/Tn Kol Inf Surawahadi ,Dandim 0611 Letkol Arm.Eddy Yusnandar,unsur muspika dan jajaran Pemkab Garut serta undangan lainnya.
Lebih jauh Agus Juanda SH Msi menjelaskan bahwa Kab.Garut saat ini menjadi daerah yang sangat rentan dalam peredaran dan penyalahgunaan Narkoba dan sejenisnya,apalagi sejak ditemukannya ladang ganja di Kec.Cikajang bukan tidak mungkin Kab.Garut bisa menjadi produsen Narkoba jenis ganja.”untuk itu kami terus melakukan sosialisasi pemahaman bahaya narkoba kepada masyarakat”jelasnya.
Agus berharap,adanya kerjasama dari seluruh elemen masyarakat (Steakholder) dengan BNNK Garut untuk secara dini melakukan pencegahan akan bahaya narkoba yang dapat merusak generasi muda yang produktif,”apalah artinya BNNK tanpa didukung oleh masyarakat itu sendiri”pungkasnya.(Den’s)







