Jemaah Haji Diharapkan Mampu Mengubah Prilaku

8.779 dilihat

GARUT, Buana Indonesia- Jemaah Haji Kabupaten Garut diharapkan mampu merubah prilaku yang dianggap kurang baik “Saya mengharapkan jemaah haji asal kabupaten Garut menjadi haji yang Mabrur dan Mabrurah. Yang paling penting, kita semua harus mampu merubah perilaku yang dianggap kurang baik saat sebelum melaksanakan ibadah haji, menjadi lebih baik sepulangnya melaksanakan ibadah haji sehingga dapat bermanfaat bagi diri, lingkungan, masyarakat dan Kabupaten Garut pada umumnya ”Kata Bupati Garut H Aceng HM Fikri,S.Ag pada saat acara pelepasan 1741 jemaah hajinya ketanah suci dipendopoan Bupati Garut belum lama ini

Dalam kesempatan itu Bupati berpesan agar jemaah yang berasal dari Kabupaten Garut dapat menjaga, memelihara serta memperhatikan kesehatan fisik, baik sebelum berangkat, dalam perjalanan, maupun nanti ketika melaksanakan ibadah di tanah suci, sebab ibadah haji adalah ibadah fisik.

Advertisement

Sementara itu, Kepala kantor Kementerian Agama Kab. Garut Drs. Firdaus,M.Pd mengatakan bahwa kuota jemaah haji asal Kabupaten Garut yang telah mendaftarkan diri ke kementerian Agama kantor Kabupaten Garut sampai saat ini berjumlah 11.000 orang dengan estimasi keberangkatan sampai tahun 2019.

dari jumlah 1845 yang telah melunasi ongkos naik haji, 1741 siap diberangkatkan. Dari jumalh tersebut ada calon jemaah yang masuk dari daerah luar sebanyak 7 jamaah, yang keluar dan berangkat dari luar sebanyak 120 jemaah. Jemaah akan diberangkatkan melalui empat kloter.

Jemaah asal Kabupaten Garut akan mulai diberangkatkan untuk kloter 4 pada 21 September pukul 14.00 WIB dari gedung Pendopo masuk ke embarkasi asrama di Bekasi pada pukul 18.00 WIB. Kloter 12 akan berangkat 25 September, Kloter 44 berangkat 5 Oktober dan terakhir Kloter 47 berangkat 6 Oktober, ujar Firdaus. (Dens)

Advertisement