Pemkab Garut Gandeng Kemenkeu dan LMAN, Aset Daerah Disiapkan Jadi Penggerak PAD

510 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat langkah dalam mengoptimalkan pengelolaan aset milik daerah sebagai sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan antara Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dengan jajaran Kementerian Keuangan dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di Ruang Pamengkang, Jumat (10/7/2026).

Advertisement

Pertemuan itu dihadiri Direktur Perumusan Kebijakan Kekayaan Negara (PKKN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan, serta Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari. Agenda utama pembahasan yakni menjajaki kerja sama pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), terutama kawasan SOR RAA Adiwijaya Ciateul yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, sinergi dengan Kementerian Keuangan dan LMAN menjadi langkah awal untuk memaksimalkan pemanfaatan berbagai aset strategis milik daerah. Selain kawasan SOR RAA Adiwijaya, Pemkab juga membuka peluang pengembangan Art Center hingga kawasan wisata Situ Bagendit agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Menurutnya, LMAN akan mendampingi pemerintah daerah mulai dari inventarisasi aset, penyusunan strategi pengelolaan, hingga membuka akses kepada calon investor. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menjadikan aset daerah lebih produktif dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD.

Bupati menjelaskan, komunikasi dengan LMAN sebenarnya telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir dan kini memasuki tahap implementasi melalui kerja sama yang lebih konkret. Dengan dukungan pemerintah pusat, pengelolaan aset diharapkan dapat dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.

Direktur PKKN DJKN Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengoptimalkan Barang Milik Daerah. Ia menilai pengelolaan aset yang baik akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Sementara itu, Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, menyampaikan kesiapan pihaknya memberikan layanan konsultasi secara menyeluruh, mulai dari analisis Highest and Best Use (HBU), penyusunan studi kelayakan (feasibility study), hingga pendampingan dalam mencari mitra investasi yang sesuai.

Ia menilai kawasan SOR RAA Adiwijaya memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan sehingga perlu dikembangkan melalui perencanaan yang matang. Dengan kolaborasi tersebut, aset-aset strategis Kabupaten Garut diharapkan dapat berkembang secara optimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

Advertisement