BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Dalam rangka pengamanan dan penanganan Covid 19 di kabupaten Garut pada Hari Natal dan Tahun Baru, Bupati Garut H Rudy Gunawan didampingi Kabidokkes Polda Jabar Kombes Pol Harri Kamijantono Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Dandim 0611/ Garut Letkol Czi Deni Iskandar, Kejari Garut Neva Sari Susanti, Dandempom III/2 Garut Letkol CPM Wiana Warsanah, Sekda Garut H Nurdin Yana, Kasatpol PP Bambang Hafiz, Kepala BPBD Satria Budi beserta jajaran meninjau langsung lokasi – lokasi strategis di wilayah kabupaten Garut. Sabtu 25 Desember 2021.
Beberapa tempat lokasi yang dikunjungi diantaranya Gereja, Tempat Wisata, pusat kota dan pos pengamanan.
Usai peninjauan Bupati Garut mengatakan, monitoring ini dilaksanakan dalam rangka memantau situasi keamanan di hari natal yang jatuh pada Sabtu ini.
” Hari ini Forkopimda mengadakan pengecekan sekaligus pengamanan dalam rangka Natal dan Tahun Baru, tapi bukan itu saja, selain pengamanan Nataru kita juga menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan Covid 19″ kata Bupati Garut.
Masih kata Rudy, pantauan juga dilakukan di tempat – tempat yang memungkinkan orang untuk berkerumun, diantaranya pusat kota dan tempat – tempat wisata.
” Kita sudah lihat di gereja – gereja yang baru saja kita pantau, penerapan Protokol Kesehatan ( Prokes ) sudah berjalan dengan baik, demikian juga di tempat wisata terbesar pun kini sudah tersedia aplikasi peduli lindungi, nanti sudah ada koneksi dengan pengelola, apabila ada overload pengunjung , kita satga Covid 19 akan turun langsung untuk mengurai, tetapi hingga saat ini masih di bawah 50 persen pengunjung yang ada” terang Rudy.
Terakhir Bupati Garut menyampaikan, untuk kondisi perjalanan dari luar kota menuju Garut saat ini masih landai tanpa ada kemacetan, kami juga dibantu supervisi dari POLDA Jabar.
” Jadi kami menyatakan hari natal tahun ini terkendali baik dari prokes Pariwisata maupun pelaksanaan ibadah yng berhubungan dengan gereja – gereja, untuk pencegahan sendiri kami menyediakan 20.000 swab antigen yang akan digunakan secara acak baik di pos pengamanan maupun di tempat wisata” pungkasnya.








