Kemendiknas Serahkan BSM Pada Bupati Banyuasin

6.733 dilihat

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – dengan tingginya jumlah angka anak tidak mampu melanjutkan sekolah karena alasan faktor ekonomi, menjadi perhatian Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) RI untuk menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar melalui Program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat melalui Kemendiknas RI disampaikan Dirjen Dikdas Kemendiknas RI, Hamid Muhammad kepada Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian dalam acara penyerahan secara simbolis penyaluran BSM, yang di adakan di aula Graha Sedulang Setudung perkantoran Pemkab Banyuasin Kamis (27/02/14).

Advertisement

Hadir dalam acara tersebut Prof DR Ahmad Jazili Dirjen Kemendiknas Bidang Menengah, Wabup Banyuasin SA Supriono, anggota DPR RI Komisi X Kahar Muzakir, BPK-RI DR Rizal Jalil dan seluruh SKPD jajaran Pemkab Banyuasin.

Hamid Muhammad dalam sambutannya menjelaskan, ada dua alasan kenapa BSM ini disalurkan. Pertama, didasarkan pada jumlah angka putus sekolah se-Indonesia cukup tinggi penyebabnya karena masalah ekonomi yang tidak bisa menyekolahkan anaknya.

“Data Kemendiknas angka broken school (putus sekolah) untuk tingkat SD sebanyak 250 ribu, SMP 150 ribu, SMA 175 ribu tahun ini se-Indonesia,” jelasnya.

Kedua, lanjutnya, agar anak bangsa bisa melanjutkan sekolah setinggi mungkin, tidak berhenti dari SD, SMP, SMA bahkan BSM untuk perguruan tinggi itu bisa diakses dalam bentuk visa dan ini sedang dibahas di Komisi X DPR RI.

“BSM memang menjadi program Kemendiknas RI dan paling banyak diperhatikan oleh dunia pendidikan,” lugasnya.

Hamid menambahkan, namun ada yang tidak kalah pentingnya yaitu pemantauan atas penyaluran BSM ini ditujukan pada tiga hal. “Pertama masalah ketepatan sasarannya dan ini sudah menjadi tugas BPK-RI yang mengaudit. Kedua, masalah ketepatan waktu penyaluran, karena BSM selambatnya satu bulan sudah masuk rekening setelah anggarannya masuk APBD, Dan ketiga adalah masalah penggunaan, BSM ini harus digunakan untuk kepentingan sekolah, seperti membeli sepatu, tas,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya bantuan ini, program BSM sangat diperlukan bagi siswa-siswi se-Banyuasin.

“Ada 39 ribu siswa kami yang diusulkan, namun tidak semua dikabulkan, harapan agar kuota BSM sekiranya dapat ditambah lagi,” ujarnya.

usai acara Drs.kahar Muzakir saat di temui buanaindonesi.com mengatakan ini merupakan program Negara yang penting dan obyektik mulai dari tahun 2011 hinga 2014 kabupaten Banyuasin mendapat tambahan 1000 orang atas usulan dari Bupati yang sebelumnya hanya berjumlah 28000 orang menjadi 29000 orang siswa yang menerima bantuan BSM yang sekarang di sebut Bantuan siswa maju.

”ditahun 2014 ini kalau dulu yang mendapat hanya bagi orang yang pintar namun dari tahun 2011 saya usulkan agar seluruh rakyat Indonesia itu dapat menerima terutama yang miskin, barangkali dengan adanya batuan tersebut mereka bisa pandai sehinga di tahun 2014 ini kabupaten banyuasin mengalami peningkatan,sedangkan uang Bantuan Siswa Maju tersebut itu di berikan untuk pembiayaan siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolahnya seperti beli baju seragam,buku tulis,dan ongkos transport diluar dari pendanaan bos”terangnya

Di katakannya dengan adanya program BSM ini,anak-anak bisa melajutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi,sehinga tidak ada lagi alasan bagi orang tua murid untuk tidak melanjutkan sekolah anaknya hanya terkendala karna biaya”hari ini kita membagikan BSM secara simbolis yaitu kepada siswa se Sumatra Selatan seperti Kabupaten Banyuasin,kabupaten Musi Banyuasin,dan Muara Enim,untuk siswa-siswa yang mendapatkan bantuan bukan hanya kali ini saja namun mereka akan mendapatkan bantuan Hinga mereka lulus atau keluar dari sekolah mereka masing-masing dana yang sudah kita anggarkan memang di upayakan untuk siswa-siswa yang benar miskin jika di kemudian hari terdapat temuan bagi kepala sekolah memotong hak orang lain sangsinya tentu jelas”tegasnya

Di tempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin Merki Bakri menerangkan dengan adanya BSM ini merupakan penunjang untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelajar dan mengajar di kabupaten Banyuasin,mulai dari peningkatan sarana dan prasarana serta mutu dan kualitas dalam belajar dan mengajar agar dapat berjalan seiring dan sejalan”dinas pendidikan kabupaten banyuasin sedang berupaya mempertimbangkan bagai mana untuk meningkatkan mutu dan kualitas dalam pembelajaran , melalui bantuan BSM ini dinas pendidikan kabupaten Banyuasin berupaya untuk bisa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kabupaten Banyuasin.terangnya(amd)

Advertisement