Jalan dalam Kecamatan Lais hingga Kecamatan Sanga Desa Memprihatinkan

10.094 dilihat

MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Kondisi jalan dalam Kecamatan Lais hingga Kecamatan Sanga Desa dalam kabupaten Musi Banyuasin kian memprihatinkan. Di samping kupak kapik, badan jalan yang berlubang kian menyulitkan pandangan pengendara saat dimusim penghujan akibat air yang tergenang didalam lubang rata dengan badan jalan.

Heriyanto (40) salah seorang  pengguna jalan, mengatakan. Kondisi jalan  yang kupak kapik dari kecamatan Lais hingga Babat Toman, sudah berlangsung hampir berbulan-bulan lamanya. Untuk kecamatan Sanga Desa sendiri, masyarakat dan pengguna jalan harus prihatin hingga bertahun-tahun lamanya.

Advertisement

“Jalan Lais hingga Sekayu sudah diper­baiki beberapa bulan lalu, namun sekarang kembali me­nga­lami kerusakan hebat. Dan untuk kecamatan Sanga Desa sendiri, menurut sepengetahuan saya, sudah bertahun-tahun hanya sebatas tambal sulam dan belum sama sekali adanya perbaikan secara keseluruhan” ungkap Heriyanto minggu (05/04/15)D

Mereka  mengharapkan, ada tindakan dan program myata dari Dinas Terkait, untuk mengatasi permasalahan konkrit tersebut. Karena jalan ini termasuk kepentingan hajat hidup orang banyak.

“Kami minta DPR Kabupaten maupun DPR Provinsi untuk mendesak pihak eksekutif agar dapat menanggulangi kerusakan jalan ini”, pintanya.Senada dikatakan Sukamto, warga setempat, rusaknya jalan ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian warga.   Buruknya kondisi jalan tersebut membuat pengguna jalan ketar ketir terutama angkutan yang syarat muatan.

Sukamto mengharapkan agar Pemerintah Provinsi sesegera mungkin membangun jalan ini. Apalalagi jalan ini merupakan jalur penghubung antara kabupaten Musi Banyuasin menuju Bengkulu dan provinsi lainnya dalam wilayah kepulauan Sumatera.Lebih lanjut dikatakannya, kerusakan yang sangat mengganggu bukan hanya di Lais – Sanga Desa, hal ini juga terjadi di jalur Betung hingga Bayung Lencir.

“Kerusakan yang sangat memprihatinkan sekali terlihat di kecamatan Sungai Lilin. Dengan demikian cukuplah sudah, kabupaten Muba dikepung dengan kondisi jalan yang rusak dan memprihatinkan”, keluhnya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pos Polisi Lalu Lintas (Kapos-Lantas) Simpang Gardu Lais Polres Muba, Bripka Suhendra SH, Menurutnya kerusakan yang mem­bahayakan penggu­na jalan terlihat di beberapa titik dalam kecamatan Lais, yaitu satu titik lubang yang mengangga di POM desa Teluk Kijing III, 1 titik di desa Lais, 2 titik di desa Teluk dan 2 titik didesa Epil dengan kondisi lubang yang cukup membahayakan dan seringnya terjadi kecelakaan.

“Sejum­lah kenda­raan roda dua dan empat sering terjebak lubang yang mengangga dibadan jalan dan tak jarang adanya kor­ban khususnya kendaraan roda dua yang terjebak diluabang dan akhirnya mengalami kecelakaan tunggal”, papanya.

Suhendra mengatakan, pihaknya telah berupaya memberikan peringatan kepada pengguna jalan berupa tulisan berhati-hati ataupun memberikan tanda dengan meletakkan ranting atau sejenisnya, namun tanda itu tidak bertahan lama dan mengalami kerusakan akibat ditabrak kendaraan yang melintas. (sur)

Advertisement