BUANAACEH.COM, ACEH UTARA –Sejumlah 221 mahasiswa Akademi Kebidanan Akkes Aceh Utara diturunkan ke desa-desa kawasan pinggiran Kota Lhokseumawe, untuk membantu ibu hamil, Selasa (27 Desember,2016). Permasalahan kesehatan reproduksi dan identifikasi kehamilan, masih sering ditemukan di sejumlah pinggiran kota.
Direktur Akademi Kesehatan (Akkes) Aceh Utara, Riza Musni, M.Kes kepada Buana Aceh, Rabu (21/12) menjelaskan, praktek mahasiswa kebidanan dikonsentrasikan di sekitar lingkungan kampus, Kecamatan Blangka Mangat, Pemko Lhokseumawe. “Praktek komunitas mahasiwa tingkat III, Semester V Prodi Kebidanan dilakukan di 12 desa sekitar lingkungan kampus,” sebut Riza Musni.
Praktek mahasiswa sebelumnya, juga dilakukan di kawasan dimaksud. Menurutnya, permasalahan ibu hamil di Blang Mangat perlu dilakukan berkelanjutan. Permasalahan itu seperti, kesehatan reproduksi dan identifikasi kehamilan. Para mahasiswa kebidanan Akkes Aceh Utara, diharapkan mampu membantu permasalahan yang kerap dialami para ibu hamil.
Para ibu hamil di kawasan itu, tambah Riza, masih jarang memeriksa kehamilannya. Sehingga sering terlambat mengetahui kondisi janin dalam kandungan. Hal itu, menurut dia dapat membahayakan bayi.
Sementara itu, praktek mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) dilakukan di Aceh Utara. “Kalau praktek mahasiswa Keperawatan di pusatkan di Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara,” tambahnya. Penanganan masalahan kesehatan di kecamatan tersebut, juga perlu dilakukan secara kontinyu. Sehingga setiap tahun, praktek mahasiswa dikonsentrasikan di kecamatan tersebut.










