Oknum Pimpinan Dayah di Aceh Diduga Cabuli Santrinya

18.374 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Nasib malang menimpa DZ (17), salah seorang santri miskin, warga  Desa Alue Keujruen, Kec, Tanah luas Aceh Utara,  DZ diduga telah dicabuli dan disetubuhi oleh TM alias WA (50). Yang tidak lain merupakan Pimpinan dari Pondok pesantren tempat DZ menimba ilmu.

Terungkap kasus itu, setelah MZ, orang tua dari DZ melaporkan peristiwa yang dialami oleh anaknya ke pihak Polsek Tanah Luas pada Rabu 06 September 2017 lalu. dengan nomor: LP/ 08/ IX/ Sek T.Luas/SPKT. tentang dugaan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur, yaitu DZ (17).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pencabulan itu terjadi di Dayah  MA. Yang terletak dikec.Tanah Luas, pada pertengahan Juli 2017 serta Akhir Agustus lalu. di dalam kamar rumah pelaku yang terletak di komplek Dayah, tepatnya di gp alue Keujreun, saat melakukan perbuatan tersebut oknum pelaku menjanjikan akan menikahi korban.

Setelah melakukan aksinya, pada selasa (05/09/ 2017) Sekira pukul 10.00 wib pelaku menelpon ibu korban dan meminta untuk menikah dengan korban akan tetapi ibu korban menolaknya, selanjutnya terlapor mengirimkan pesan singkat kepada  ibu korban yang  isinya bahwa korban tidak bisa dinikahkan dengan orang lain, karena sudah disetubuhi.

Mendengar berita itu, ibu korban lalu memberitahukannya kepada suaminya. Dan keesokan harinya rabu (06/09) Suami korban membuat laporan kepada  pihak Polsek Tanah Luas.

Saat ini, kasus tersebut sudah mulai ditangani Unit Perlindungan perempuan dan Anak (PPA) Polres Aceh Utara. Pihak aparat kepolidian juga kini telah memasang Police Line  di pintu masuk Dayah.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Kholiddiansyah kepada sejumlah awak media membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus pencabulan yang di duga dilakukan oleh pimpinan daya,”Benar kita sudah terima laporan kasus tersebut dan sudah kita mintai keterangan dari korban,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Kholiddiansyah Jumat (8/9/2017) Malam.

 

Bagaimana Menurut Anda?