BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Jabatan Komandan Batalyon Infanteri 116/Garda Samudra Korem 012/TU diserah terimakan, dari Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan kepada Pejabat baru Mayor Inf Dimar Bahtera.
Upacara serah terima jabatan dipimpin Komandan Korem 012/TU, Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E., M.M bertempat di Lapangan Mayonif 116/GS, Sabtu (07/10).
Dalam amanatnya Danrem menyampaikan serah terima jabatan dalam organisasi militer modern seperti TNI Angkatan Darat, adalah hal yang wajar terjadi dan merupakan pembinaan TNI Angkatan Darat.
Peristiwa ini berlangsung dalam koridor pembinaan satuan, termasuk pembinaan personel di dalamnya yang bermuara pada upaya untuk meningkatkan kinerja satuan dan kwalitas manajerial serta pembinaan karier perwira yang bersangkutan, kata Nefra Firdaus.
Oleh karena itu, serah terima jabatan Komandan Yonif 116/GS hendaknya dilihat dan dipahami sebagai upaya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi dalam rangka pencapaian tugas pokok TNI AD pada umumnya dan khususnya tugas-tugas Yonif 116/GS secara maksimal, tukas Danrem.
Kepada Komandan Batalyon dan seluruh prajurit Yonif 116/GS, Danrem mengingatkan untuk bertekad dan bersatu padu dalam menghadapi tugas ke depan yang semakin berat berat.
“Saya ingatkan bahwa tugas kalian ke depan cukup berat, tetapi tugas itu merupakan tugas yang mulia”. Karena dituntut untuk melindungi rakyat, tegas dia.
Kalian harus bertekad dan bersatu padu dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat untuk menegakkan nama besar satuan ini.
Selain itu, Danrem juga mengingatkan supaya prajurit Yonif 116/GS tidak boleh melupakan, rakyat. Karena TNI itu adalah tentara rakyat, tentara yang berjuang untuk rakyat, berjuang bersama rakyat dan berjuang untuk kepentingan rakyat.
Maka perlu disadari dan pahami, bahwa tanpa keikutsertaan dan dukungan seluruh warga serta tokoh masyarakat, juga aparat pemerintah di daerah ini, tidak akan memberikan hasil yang optimal, sebut Danrem
Tambah Danrem, Kepada seluruh perwira dan prajurit Yonif 116/GS agar terus memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dan meningkatkann kerjasama dengan semua mitra di daerah binaannya.
Hal ini penting, karena sebut dia, melalui kerja sama yang solid akan tercipta sinergi positif yang memiliki kekuatan handal dan berdaya tangkal, tangguh dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap permasalahan yang mungkin timbul.
Untuk memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, perlu dibangun iklim dialogis yang berbasis dan bernuansa kebersamaan, kekeluargaan dan kesetaraan antara prajurit dengan masyarakat, aparat pemerintah, tokoh agama, para pemuka masyarakat dan generasi muda sehingga diperoleh langkah terbaik dalam mengatasi berbagai hambatan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang maju, cerdas dan sejahtera, demikian Danrem 012/TU.
Turut hadir, 012/TU,Wakil Bupati Aceh Barat, para Dandim jajaran Korem 012/TU, Danyonif 115/ML, para Kasi/Pasi Korem 012/TU, Kabalak dijajaran Korem 012/TU dan unsur Muspida Kabupaten Aceh Barat








