Di Kabupaten Aceh Utara, 5.785 Siswa SMA/sederajat Siap Hadapi UN 2017

10.945 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, ACEH – Sedikitnya 5.785 siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) di kabupaten Aceh Utara siap mengahadapi Ujian Nasional (UN) Tahun ajaran 2016/2017.

Ketua Panitia Pelaksana, Drs.Mhd.Natsir mengungkapkan, UN di kabupaten Aceh Utara dilaksanakan dengan dua sistem pertama sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Non Ujian Nadsional Berbasis Komputer (Non UNBK).

“Untuk SMA/MA total peserta 5.785 siswa. Untuk yang melaksanakan UNBK ada sebanyak 4.713 siswa dari 50 SMA/MA sedangkan Non UNBK ada 1.072 orang dari 25 SMA/MA. Pelaksanaan UN serentak digelar 10-13 April 2017,” kata Natsir kepada Sidaknews.com, Kamis 16 Maret 2017.

Saat ini, di daerah Malikussaleh terdapat 76 SMA negeri/swasta dan sederajat. Diungkap Natsir, SMA/MA di daerah ini juga tidak sedikit yang telah siap melaksanakan UNBK. Hal ini disebabkan mayoritas sekolah tersebut telah memiliki komputer dalam jumlah yang memadai atau para guru memiliki laptop masing-masing yang nantinya laptop tersebut dapat digunakan untuk pelaksanaan UNBK.

Pihaknya, kata Natsir, sudah melakukan sosialisasi ke SMA/SMK negeri dan swasta di kabupaten Aceh Utara perihal pelaksanaan UNBK ini. Telah melakukan koordinasi dengan pihak Telkom dan PLN untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UNBK.

“Kami sudah komunikasi ke Telkom agar akses internet tetap lancar dan tidak tersendat. Pun demikian dengan PLN agar listrik dapat tetap stabil menyala dan tidak padam tiba-tiba,”tutur.

Dalam rangka persiapan menghadapi UN, dia menyatakan bahwa selain tiga kali simulasi UNBK di sekolah-sekolah dirasa cukup bagi siswa. Kemudian, try out dilakukan di tingkat kabupaten hingga tiga kali yang dilaksanakan oleh pihak musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS). Selanjutnya mengasah para siswa menghadapi UN nanti akan dilaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS) 17-18 Maret 2017, dan pelaksanaan UASBN 20-23 Maret 2017.     “Dengan harapan setidaknya setiap siswa peserta ujian nanti sudah mengerti dan tidak canggung dalam mengerjakan soal nanti. UN nanti dapat berjalan lancar, dan hasil yang diperoleh juga maksimal,” tutupnya.

Kepala sekolah SMAN I Muara Batu, Mustafa,S.Pd mengatakan, sekolahnya tetap mempersiapkan anak didiknya untuk menghadapi UN. Mulai dari latihan bank soal, simulasi UN, sinkronisasi soal dan softaware, infrastruktur, serta simulasi guru dan tenaga UNBK.

Namun, kata Mustafa masih menjadi kendala adalah masalah ketersediaan fasilitas komputer kurang. Pun demikian kita berharap karena masih ada waktu mudah-mudahan bisa tersedia sehingga pelaksanaan UNBK berjalan lancar, ada bantuan peralatan komputer itu lebih baik lagi.

Bagaimana Menurut Anda?