
BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA.- Setelah Meninggalnyan Tgk Àrifuddin Bin Muhammad, Pimpinan Dayah Nahjatul Fata, Gampong Paya Dua Uram, Kecamatan Seunuddon. Aceh Utara, banyak meninggalkan kesan pesan dan duka yang mendalam,. Dayah tersebut merupakan cabang dari Dayah Ruhul Fata, Seulimum, Aceh Besar, dari hari pertama meninggalnya beliau sampai hari ketujuh masih banyak warga berkunjung kerumah duka, dikomplek Dayah Nahjatul Fata kehadiran ribuan para jamaah terdiri dari Tokoh Ulama, Santri, Lsm Acheh Future, Dan anggota DPRK Aceh Utara untuk melakukan Tahlilan Samadiah kepada Almarhum. yang meninggal hari Kamis (07/09) Usai mengambil wudhuk hendak melaksanakan shalat Magrib.
Supian. Geusyik Gampong Paya dua uram berharap, pada semua pihak juga Pemerintah Aceh untuk memperhatikan para Santri-satriwati yang ada di Dayah, yang sebagiannya adalah anak yatim dan juga anak kurang mampu, “Agar proses belajar mengajar di Dayah yang di tinggalkan oleh Almarhum berjalan seperti biasa,” ujar Sapian pada saat menerima kujungan Ketua Lembaga Acheh Future Razali Yusuf yang mendampingi Anggota DPRK Aceh Utara Hasanusi, Kamis, (14/09/17)
Sementara itu,, Ketua Lembaga Acheh Future. Razali Yusuf juga mendesak Penguasa Anggaran di Provinsi dan Kabupaten Kota untuk memperhatikan tentang Anggaran pedidikan Dayah, karena selama ini anggaran untuk biaya pendidikan dayah sangat minim.
“Seharusnya Exsekutif dan Legellatif harus memproritaskan anggaran untuk pendidikan Dayah, ini demi kemuslihatan Umat, sejarah sudah mencatat pendidikan Formal tanpa dibekali dengan pendidikan agama didayah ibarat malam tanpa lampu, bagaimana generasi muda kita bisa taat dan patuh, bila tidak dibekali dengan pendidikan Agama,”Ucap Razali Yusuf
Selain itu, Zulhadi, kepada para jamaah dan handai taulan yang telah hadir tidak lupa mengucapkan ribuan terimakasih atas kunjungan ribuan para pelayat yang telah mengunjunjungi rumah duka, untuk melakukan Ta’ziah, semoga kepada almarhum diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT.
Zulhadi Abg kandung Almarhum, mewakili keluarga juga tidak lupa mengucapkan permintaan maaf. Kepada semua pihak atas kekhilafan dan semua kesalahan almarhum Tgk Afifuddin semasa hidupnya.
“Beliau semasa hidup adalah pimpinan umum di Dayah Nahjatu Fata. Makanya bila ada kesalahan, kekhilafan, dan semua kekurangannya, harap dimaafkan,” tutur Zulhadi.







