Mawardi Meninggal Setelah Tersengat Listrik, Ini Tanggapan PLN Area Lhokseumawe

12.100 dibaca
Akibat Kabel PLN Terlalu Rendah, Seorang Sopir Tersengat Arus Listrik Saat Hendak Melintas
Ilustrasi Kabel listrik

BANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Naas nasib yang dialami oleh Mawardi (51) Warga kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, Pemko Lhokseumawe, meskipun meninggal setelah tersengat oleh arus Listrik di Jembatan Singgah Mata, Kecamatan Baktia Barat, Kabupaten Aceh Utara, pada hari Sabtu (19/8/2017), lalu. Namun pihak PLN enggan bertanggung jawab. dengan alasan, bukan diakibatkan oleh kabel PLN yang terputus melainkan kejadian itu murni kecelakaan.

“ketika mendapatkan Informasi dari masyarakat, bahwa di daerah jembatan singgah mata, telah ada kabel yang terputus dan mengenai punggung salah seorang yang melintas di jalan itu. Pihak PLN cabang Panton Labu langsung meluncur ke tempat kejadian itu, Setelah sampai di TKP tidak menemukan ada kabel yang terputus, bahkan kondisi penerangan tidak terkendala, artinya bila ada kabel yang terputus pasti ada pemadaman Listrik, namun saat itu kondisi di sana Normal-Normal saja”. Kata Humas PLN Area Lhokseumawe, Ali Basyah, saat dimintai tanggapannya, senin (21/8/17)

Ali menegaskan  Mawardi meninggal bukan diakibatkan oleh kabel PLN yang terputus, akan tetapi Mawardi tersengat saat hendak mendorong kabel itu, agar mobil mereka dapat melintas. Karnanya Pihak PLN Tidak bertanggung jawab.

Masih menurut Ali, ketinggian kabel saat ini masih dalam kondisi serandar. ” memang kondisi jembatan sudah agak tinggi dari sebelumnya, karena beberapa waktu lalu jembatan itu memang telah direnovasi. Dari itu kabel agak sedikit rendah,Tapi masih sebatas standar”, katanya.

Terkait dengan kejadian itu pihak PLN tidak bertanggung jawab, pasalnya kejadian itu murni kecelakaan, bukan diakibatkan oleh kabel PLN yang terputus, akan tetapi Mawardi tersengat saat hendak mendorong kabel itu, agar mobil mereka dapat melintas’, tutupnya.

Bagaimana Menurut Anda?