BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Prajurit TNI dari satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 100 bersama Para pemuda membangun lapangan voly di Desa Alue Dua Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara. Selasa (03/10/2017).
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto mengatakan, Kegiatan pembuatan lapangan volly itu merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan olah raga voly bagi warga terutama para pemuda, karena selama ini lokasi yang digunakan kurang memadai, apalagi di musim hujan, lapangan menjadi becek dan digenangi air sehingga jika digunakan akan semakin rusak.
“Lapangan yang kami buat diperkeras menggunakan cor, sehingga apabila cuaca hujan lapangan tetap dapat digunakan,” jelasnya.
Dandim juga berharap, kegiatan ini dapat membangun soliditas yang kokoh antara prajurit TNI dan komponen masyarakat sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat terus dapat terbina dengan baik.
Sementara tokoh pemuda setempat, M. Amin (33) mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada prajurit TNI dari Satgas TMMD yang telah membantu membuatkan lapangan voli sehingga para pemuda dapat menyalurkan hobinya serta diharapkan dapat mencegah kegiatan negatif terutama Narkoba.
Sebagaimana diketahui, terhitung mulai tanggal 27 September sampai dengan 26 Oktober 2017, Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan kegiatan TMMD Reguler ke-100 di Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dengan sasaran fisik yang meliputi pembukaan jalan sepanjang 4.000 meter dan lebar 6 meter, pembuatan 4 unit Box Culvert, rehab 2 unit rumah tidak layak huni, pembuatan lapangan volley dan rehab tempat wudhu.
Selain itu juga dilaksanakan kegiatan sasaran non fisik, yakni penyuluhan peternakan, pertanahan, perkebunan, wawasan kebangsaan (Wasbang), Narkoba, kehutanan, hukum dan sosialisasi pembuatan pupuk organik.
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto mengajak masyarakat lebih aktif melakukan pengembangan potensi desa demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik apalagi desa-desa yang masih memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas.
“Banyak kebutuhan pangan di Aceh Utara maupun Kota Lhokseumawe lebih banyak dipasok dari Sumatera Utara maupun kabupaten tetangga seperti Aceh Tengah maupun Bener Meriah, padahal jika dibudidayakan oleh masyarakat kita bisa, karena masih memiliki lahan cukup luas,” ungkapnya.Selasa (3/10).
Makanya, dalam kesempatan TMMD ini seluruh prajurit yang terlibat program ini tetap melakukan dialog dan mengajak warga masyarakat melakukan kegiatan yang sifatnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama pengembangan potensi desa.
Saat ini, lanjut Letkol Fadjar, Kodim 0103/Aceh Utara memanfaatkan Babinsa untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih kosong agar dijadikan lahan produktif.
“Berbagai komoditas bisa dihasilkan masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan pedalaman, karena lahannya masih subur. Jika didukung dengan sarana transportasi yang memadai dan masyarakat diberi pendampingan, bukan tidak mungkin kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.








