Said Aqil Al Munawar Terpilih sebagai Ketua KNPI Kuta Makmur

13.096 dibaca
Said Aqil Al Munawar Terpilih sebagai Ketua KNPI Kuta Makmur
Said Aqil Al Munawar menerima bendera pataka dari Ketua DPD KNPI Aceh Utara H. Anwar Puteh SE ME dalam acara Musyawarah Kecamatan (MUSCAM) Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK-KNPI) Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara kamis (06/10/16) (poto: said)

BUANAACEH.COM, ACEH UTARA – Musyawarah Kecamatan (MUSCAM) Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK-KNPI) Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara berhasil digelar dengan sukses. Dalam kegiatan yang berlangsung Kamis, 6 Oktober 2016 di balai desa kecamatan setempat, Said Aqil Al Munawar terpilih sebagai ketua, setelah meraih suara terbanyak dari dua calon lainnya, yaitu Zanzibar dan T. Ikramul Fauzi melalui voting tertutup dan demokratis.

Usai terpilih sebagai ketua, Said Aqil Al Munawar langsung dikukuhkan dengan penyerahan bendera pataka oleh Ketua DPD KNPI Aceh Utara H. Anwar Puteh SE ME dihadapan semua peserta. “Saya serahkan bendera pataka KNPI ini kepada saudara, untuk dikibarkan ke seluruh penjuru dan pelosok desa di Kecamatan Kuta Makmur,” kata Anwar Puteh.

Sementara itu, Said Aqil menyampaikan, bahwa agenda pertama yang akan dilakukan ialah menyelesaikan tugasnya sebagai ketua formatur untuk menyusun struktur lengkap dengan tetap mengakomodir calon lain dan pendukungnya di dalam komposisi kepengurusan defenitif PK-KNPI Kuta Makmur.

“Untuk program, saya akan bangun komunikasi dengan semua OKP dan stakeholders di Kecamatan Kuta Makmur ini, untuk mendengarkan masukan dari mereka, baru setelah itu akan saya kolaborasikan dengan program kerja lainnya, terutama dibidang peningkatan kapasitas pemuda dan sosialisasi bahaya narkoba,” ujar alumnus Akademi Keperawatan Pemda Aceh Utara ini.

Sebelumnya, acara Muscam-X PK-KNPI Kuta Makmur dibuka secara resmi oleh Camat setempat, T. Syamsul Fajri S. Sos, dan turut dihadiri oleh Perwakilan Polsek, Koramil, UPTD Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, BPP, MPU, KUA dan unsur Muspika lainnya.

Bagaimana Menurut Anda?