
BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA – Sebanyak tiga puluh tujuh Kepala Desa (Geuchik) Yang tergabung dalam forum Geusyik Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Rabu 4 Oktober 2017, dini hari, sekitar pukul 01.00 Wib malam, berangkat menuju Kota Yogyakarta, para Geuchik/Sekrektaris dan para aparatur gampong, serta Kordinator keseluruhan berjumlah 91 Orang, para Geuchik berangkat dari Kota Panton Labu, Aceh Utara menumpangi tiga bus angkutan umum menuju bandara kualanamu Sumatra Utara, diperkirakan pada pukul 12.00 Wib Siang mereka akan diterbangkan menuju Yogyakarta, untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) yang digelar pada 6-7-8 Oktober 2017.
Keberangkatan para Geuchik kali ini merupakan tahap yang kedua, pada tahap pertama dari Kecamatam Muara Batu Aceh Utara ada lima kepala desa dan mereka sudah pulang kemarin dari Bimtek yang dilaksakan disana kata Drs, Dayan Akbar Camat Tanah Jambo Aye. yang didampingi Akmal Daud kordinator rombongan dan M.Nasir ketua Forum Keuchik Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Kepala Desa mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sesuai dengan perbup Bupati Aceh Utara nomor 43 tahun 2017, semoga dengan adanya bimbingan dan pelatihan para Keuchik mampu mengelola dana APBG gampong dalam bentuk pertanggung jawaban kerja. menyusul adanya gelontoran dana besar dari Pemerintah pusat pasca disahkannya Undang – Undang (UU) Tentang desa, karena saat ini kelemahan pihak pemerintah desa adalah pada perencanaan, pelaksanaan dan masih lemahnya sistim pengelolaan keuangan dengan alokasi yang besar, sesuai dengan UU Desa itu harus diimbangi pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk dapat melakukan pengelolaan keuangan yang benar dan professional,”Kata Dayan
Sementara itu, M. Nasir Ketua Forum Geuchik yang didampingi Akmal Daud kordinator rombongan, kepada buanaindonesia.co.id menerangkan, Dengan adanya pelatihan dan Bimbingan Teknis, para geuchik di Jambo Aye diharapkan mampu menerapkan segala ilmu yang didapatkan, “tujuan kita kesana untuk belajar bagaimana sistim pengelolaan keuangan dana desa yang terbaik, sehingga nanti kita ilmu yang kita dapatkan, bisa di terapkan ditempat masing-masing,”Kata M.Nasir yang turut dibenarkan Akmal Daud
Ia juga menuturkan, kegiatan itu guna mempersiapkan perangkat desa yang profesional. Karnanya, Sangat dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui “Bimtek” untuk penguatan kapasitas aparatur desa yang bertujuan untuk peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa atau Geuchk, agar mengertian manajemen perencanaan dan keuangan gampong serta sumber pendapatan gampong sehingga pola pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBG). Terlaksana dengan baik.







