Pemprov Sumsel Tambah 20 M Untuk Fly Over Simpang Jakabaring

8.795 dilihat
Pemprov Sumsel Tambah 20 M Untuk Fly Over Simpang Jakabaring
Pemprov Sumsel Tambah 20 M Untuk Fly Over Simpang Jakabaring

PALEMBANG, buanaindonesia.com–  Pemerintah Provinsi Sumsel menyiapkan dana sebesar  Rp 20 M, untuk tahap kedua pembangunan jembatan fly over Simpang Empat Jakabaring. Tahap kedua ini menggunakan dana APBD 2014. Sebelumnya pada APBD 2013, Pemprov Sumsel menganggarkan Rp 90 M. Dana tahap kedua ini belum bisa digulirkan, akibatnya pengerjaan pembangunan Fly over simpang Jakabaring terhenti sejak 16 Februari lalu.

Pejabat Pembuat Konmitmen (PPK) Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wilayah III Sumatera Selatan (Sumsel), A.Taruna Jaya, saat dikonfirmasi melalui telephonenya mengatakan, kebijakan pembangunan fly over Jakabaring ada di Pemprov Sumsel, “ saya hanya tau secara umumnya saja,”jelasnya.

Advertisement

Dia mengatakan, pembangunan fly over  menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),  bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) oleh karena itu pembangunannya harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. “ Pembangunan untuk anggaran 2013 telah selesai, sekarang masuk anggaran 2014 ini, kita akantender ulang,”jelasnya.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, saat ini kemungkinan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Sumsel tengah menganggarkan dana pembangunan fly over untuk tahun 2014, setelah dianggarkan barulah pihaknya melakukan tender kembali.  “Soal besarannya akan disesuaikan dengan kondisi keuangandaerah tentunya,” ucapnya.

Masih dikatakan Taruna, pembangunan fly over kemungkinan terhambat karena pada tahun 2013 lalu pemprov banyak mengeluarkan anggaran karena pengalokasian pemilihan Gubernur Sumatera Selatan.

“Dana penyelenggaraan pemilu tak hanya pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah sehingga anggaran pun jadi terbagi-bagi, apalagi di tahun 2014 ini menjelang pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres),” katanya.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Daerah (DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Erza Saladin,  menanggapi terhenti pembangunan fly over di Jakabaring, karena memang sudah habis anggaran 2013. “ Perhitungan pembangunan Fly Over oleh pemerintah provinsi Sumsel kurang tepat dalam penggangaran jembatan untuk mengurai kemacetan  tersebut.  Kalau masih mangkrak seperti itu bukan mengurangi kemacetan, kalau tidak ditangani dengan segera akan menambah kemacetan, “ jelasnya.

Selanjut, Erza menambahkan, fraksi PKS tidak akan menyalahkan pihak pemerintah, namun partai kami ingin mencarikan jalan keluarnya  agar pembangunan  fly over selesai sesuai dengan target. (War)

Advertisement